Pengertian dan Ciri Inovasi dan Menurut Para Ahli

Pengertian-dan-Ciri-Inovasi

Pengertian Inovasi

Inovasi dalam bahasa inggris yaitu innovation yang memiliki arti suatu proses atau hasil pemanfaatan dan pengembangan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman yang bertujuan untuk memperbaiki dan menciptakan produk dan jasa, proses, sistem baru, yang dapat memberikan nilai yang sangat berarti dan secara signifikan. Inovasi juga biasanya di sebut dengan reka baru, suatu objek juga memiliki arti suatu terobosan baru yang di buat untuk menyelesaikan masalah atau perkembangan yang di butuhkan.

Inovasi adalah suatu ide atau gagasan baru yang belum pernah ada atau pun yang belum pernah ditemukan sebelumnya. Seseorang yang membuat atau menyetuskan inovasi disebut Inovator. Inovasi biasanya berisi tentang temuan-temuan baru mengenai sebuah hal yang diteliti oleh orang yang membuat inovasi atau yang sering disebut inovator. Inovasi yang di buat tentunya banyak sekali percobaan-percoban yang gagal kemudian dibangun kembali sampai menemukan yang benar-benar di butuhkan.

Inovasi adalah suatu penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dikenal sebelumnya. orang atau wirausahawan yang slalu berinovasi, maka ia sapat dikatakan sebagai seorang wirausahwan yang inovatif. Seseorang yang inovatif akan selalu berupaya melakukan perbaikan, menyajikan sesuatu yang baru/unik yang berbeda dengan yang sudah ada. inovatif juga merupakan sikap penting bagi yang hendaknya dimiliki oleh seorang wirausahawan. wirausahawan yang slalu melakukan inovasi dalam ushanya. maka keuntungan dan kesuksesan akan ia dapat. inovatif merupakan implikasi dari karakteristik wirausahawan yang mampu membawa perubahan pada lingkungan sekitarnya.

inovatif secara tidak langsung menjadi sifat pembeda antara wirausahawan dengan orang biasa, maupun pengusaha. seorang wirausahawan akan selalu memikirkan untuk melakukan sesuatu yang berbeda, tidak seperti yang dipikirkan dan dilakukan oleh kebanyakan orang. kreatif dan inovatif adalah suatu kemampuan untuk memindahkan sumber daya yang kurang produktif menjadi sumber daya yang produktif sehingga memberikan nilai ekonomis. baik langsung maupun tidak langsung seorang wirausahawan adalah orang yangmampu membawa perubahan pada lingkunganya. disisi lain ia juga orang yang sanggup menerima perubahan yang terjadi dan menyikapi perubahan tersebut dengan positif. ia juga berani mengambil resiko berhasil ataupun gagal di setiap jalan yang ia ambil. wirausahawan mampu bertahan pada kondisi perekonomian yang sulit dan serba kalut. karena disaat semua resah, ia memiliki kreasi dan inovasi untuk memindahkan sumber daya yang kurang produktif menjadi sumber daya yang produktif sehingga memberikan nilai ekonomis.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Kewirausahaan, Manfaat, Tujuan dan Karakteristik


Inovasi Menurut Para Ahli

  1. Menurut Van de Ven dkk, inovasi adalah suatu pengembangan dan implementasi gagasan-gagasan baru oleh orang dalam jangka waktu tertentu yang dilakukan dengan berbagai aktivitas transaksi di dalam tatanan organisasi tertentu.
  2. Kuniyoshi Urabe berpendapat bahwa inovasi adalah kegiatan-kegiatan yang tidak bisa dihasilkan dalam sekaligus melainkan harus melalui suatu proses yang panjang yang terdiri dari banyak proses dalam pengambilan keputusannya, dimulai dari penemuan gagasan atau ide sampai ke implementasiannya kepada publik.
  3. Menurut Everett M. Rogers, inovasi adalah sebuah ide atau gagasan dan praktik yang didasari serta diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang atau pun kelompok tertentu agar dapat diaplikasikan atau pun diadopsi.
  4. Menurut Stephen Robbins mendefinisikan bahwa inovasi yaitu sebagai sebuah gagasan baru yang diterapkan untuk memprakarsai atau memperbarui suatu produk atau proses dan jasa.
  5. Menurut Van de Ven, Andrew H menyatakan bahwa Inovasi ialah suatu pengembangan dan implementasi suatu gagasan-gagasan baru oleh orang yang dimana dalam jangka waktu tertentu melaksanakan sebuah transaksi-transaksi dengan orang lain dalam suatu tatanan organisasi.
  6. UU No. 18 tahun 2002
    Inovasi yaitu suatu kegiatan penelitian, pengembangan, dan/atau perekayasaan yang mempunyai tujuan untuk mengembangkan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru, atau cara baru untuk menerapkan sebuah ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada ke dalam suatu produk atau proses produksi.
  7. Menurut Stephen Robbins mengungkapkan bahwa inovasi ialah sebagai suatu gagasan baru yang diterapkan untuk memprakarsai atau memperbaiki sebuah produk atau proses dan jasa.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Modernisasi : Tujuan, Ciri, dan Dampaknya Pada Dunia Usaha


Ciri-Ciri Inovasi

Adapun ciri-ciri dari inovasi adalah sebagi berikut.

  • Khas
    Ciri yang pertama ialah khas, Inovasi harus khas. Inovasi yang khas memiliki ciri tidak pernah dimiliki orang lain sebelumnya. Sehingga gagasan atau pemikiran tersebut belum pernah ada sebelumnya. Tanpa ciri khas sebuah inovasi tidak akan di katakan inovasi baru.
  • Baru
    Ciri inovasi yang ke dua ialah baru. Setiap inovasi harus merupakan ide/gagasan yang tentunya harus baru yang memang belum pernah dicetuskan dan dipublikasikan sebelumnya.
  • Terencana
    Ciri ketiga dari sebuah inovasi adalah terencana. Terencana maksutnya tersusun, sehingga benar-benar akan di wujudkan.
  • Memiliki Tujuan
    Ciri-ciri yang ke empat pada inovasi adalah memiliki tujuan. Sebelumnya sudah dijelaskan, inovasi merupakan aktivitas atau kegiatan terencana dan direncanakan memiliki tujuan untuk mengembangkan dan mengeksplor objek tertentu, tujuan tersebut dapat mengembangkan objek atau gagasan tertentu.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Visi, Manfaat Visi dan Contoh Visi | Ayoksinau.com


Prinsip – Prinsip Inovasi

  • Prinsip keharusan meliputi: keharusan menganalisis peluang, kehausan memperluas wawasan, keharusan untuk bertindak efektif, keharusan untuk tidak berpikir muluk.
  • Prinsip larangan meliputi: larangan untuk berlagak pintar, larangan untuk rakus, larangan untuk berpikir terlalu jauh kedepan.

Berikut hal-hal yang dapat mengembangkan cara berpikir inovatif:

  1. Membiasakan memiliki mimpi.
  2. Memperkaya ide.
  3. Membiasakan diri menerima perbedaan perubahan.
  4. Menumbuhkan sikap empati.
  5. Merupakan kemapuan inovatif. temukanpengertian

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Sosial, Cakupan Sosial dan Faktor-Faktor Sosial | Ayoksinau.com


Tujuan Inovasi

Seperti yang telah dijelaskan diatas, bahwa inovasi itu memiliki tujuan. Adapun tujuan dari inovasi adalah sebagai berikut:

  1. Untuk Meningkatkan Kualitas
    Meningkakan kualitas produk atau jasa tentunya harus ada inovasi yang berkesinambungan, yang artinya secara terus menerus harus di kembangakan. Sehingga dapat meningkatkan kualitas yang dapat berdampak bagi kualitas perusahaan lebih baik lagi.
  2. Untuk Mengurangi Biaya Tenaga Kerja
    Dengan adanya inovasi perusahan dapat mengurangi biaya tenaga kerja, misalkan jika ingin  memproduksi suatu produk yang sebelumnya secara manual atau konvensional dengan adanya inovasi dapat di kembangkan dengan menggunakan mesin, yang tentunya dapat menghemat waktu serta biaya tenaga kerja. Dengan adanya inovasi tersebut dapat memproduksi lebih cepat.
  3. Untuk Menciptakan Pasar Baru
    Tidak menutup kemungkinan dengan adanya inovasi dapat menciptakan pasar baru, seseorang dapat mebuka atau memulai bisnis yang baru.
  4. Untuk Memperluas Jangkauan Produk
    Dengan adanya inovasi perusahaan dapat memperluas jangkauan produk dengan memproduksi lebih banyak dari sebelum menerapkan inovasi.
  5. Untuk Mengurangi Kerusakan Lingkungan Hidup
    Berinovasi mengurangi kerusakan lingkungan hidup, secara konvensional atau manual menggunakan bahan bakar kayu misalnya atau mesin-mesin lainnya, dengan menerapkan inovasi dapat menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan misalnya bahan bakar alternatif sehingga polusi-polusi udara sangat berkurang.
  6. Untuk Mengganti Produk atau Pelayanan Yang Telah Ada
    Dengan menerapkan inovasi prusahaan dapat mengembangkan produk atau pelayanan. Misalnya produksi motor, dengan adanya inovas sekarang banyak sekali jenis-jenis motor yang baru. Honda mengeluarkan inovasi matic mobil pun berinovasi. Meraka berinovasi dan berlomba-lomba mengembangkan produknya.
  7. Untuk Mengurangi Konsumsi Penggunaan Energi
    Berinovasi juga mengurangi energi. Misalkan bola lampu, dulu bola lampu sangat menyedot energi listrik banyak. Dengan adanya penemuan dan berinovasi dapat di kembangkan, dan sekarang bola lampu dengan daya 8 watt saja sudah sangat bermanfaat.
  8. 8) Untuk Menyesuaikan Diri Dengan Peraturan
    Ada juga perusahan berinovasi karna tuntutan perusahaan yang mengharuskan. Biasanya dengan adanya pesaing mereka berlomba-lomba untuk mengembangkan dan sangat diwajibkan.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian dan Tujuan Pembangunan Ekonomi


Faktor Mempengaruhi Inovasi

Berikut ini merupakan Faktor-faktor pendukung keberhasilan inovasi adalah:

1. Inovasi harus berorientasi pasar
Banyak inovasi yang sekedar memecahkan masalah secara kreatif tetapi tidak mempunyai keunggulan bersaing dipasaran. Untuk itu perlu diperhatikan hubungan inovasi dengan kebutuhan pasar yang di dalamnya terdapat 5C, yaitu competitor (pesaing), competiton (persaingan), change of competition (perubahan persaingan), change driver (penentuan arah perubahan), dan customer behavior (perilaku konsumen). Suatu pasar mengalami perubahan disebabkan oleh faktor-faktor berikut:

  • Perubahan teknologi.
  • Perubahan ekonomi.
  • Perubahan perilaku sosial dan budaya.
  • Perubahan iklim dunia.
  • Perubahan peraturan pemerintah

2. Inovasi harus mampu meningkatkan nilai tambah perusahaan.
Suatu inovasi mampu meningkatkan nilai tambah perusahaan apabila memenuhi hal-hal berikut:

  • Terdapat unsure efisiensi dan efektivitas dalam suatu inovasi, sehingga tidak akan mempunyai arti atau dampak yang berarti bagi kemajuan perusahaan.
  • Inovasi harus sejalan dengan visi dan misi perusahaan, hal ini dilakukan agar tidak menyimpang dari arah pertumbuhan usaha (contra productive).
  • Inovasi harus bisa ditingkatkan lagi, sehingga terjadi inovasi yang berkelanjutan (continuous improvement) hingga perusahaan tumbuh menjadi lebih baik dan lebih berkembang.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Teknik Pada Ilmu Pengetahuan & Teknologi | Ayoksinau.com


Sifat Perubahan Dalam Inovasi

Sifat Perubahan Dalam Inovasi Ada 6 Kelompok Yaitu :

  • Penggantian (substitution)
    Misalnya : Inovasi dalam penggantian jenis sekolah, penggantian bentuk perabotan, alat- alat atau sistem ujian yang lama diganti dengan yang baru.
  • Perubahan (alternation)
    Misalnya : Mengubah tugas guru yang tadinya hanya bertugas mengajar, ditambah dengan tugas menjadi guru pembimbing dan penyuluhan / mengubah kurikulum sekolah yang semula bercorak teoretis akademis menjadi kurikulum dan mata pelajaran yang berorientasi bernuansa keterampilan hidup praktis.
  • Penambahan (addition)
    Misalnya : Adanya pengenalan cara penyusunan dan analisis item tes objektif di kalangan guru sekolah dasar dengan tidak mengganti atau mengubah cara-cara penilaian yang sudah ada.
  • Penyusunan kembali (restructturing)
    Misalnya : Upaya menyusun kembali susunan peralatan, menyusun kembali komposisi serta ukuran dan daya tampung kelas, menyusun kembali urutan mata-mata pelajaran / keseluruhan sistem pengajaran, sistem kepangkatan, sistem pembinaan karier baik untuk tenaga edukatif maupun tenaga administratif, teknisi, dalam upaya perkembangan keseluruhan sumber daya manusia dalam sistem pendidikan.
  • Penghapusan (elimination)
    Contohnya : Upaya menghapus mata-mata pelajaran tertentu seperti mata pelajaran menulis halus, atau menghapus kebiasaan untuk senantiasa berpakaian seragam.
  • Penguatan (reinforcement)
    Misalnya : Upaya peningkatan atau pemantapan kemampuan tenaga dan fasilitas sehingga berfungsi secara optimal dalam permudahan tercapainya tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.
Send this to a friend