Konsep dan Letak Geografis Indonesia

Diposting pada

Letak-Geografis-Indonesia

Pengertian Geografis

Geografi dapat diungkapkan sebagai induk dari segala ilmu pengetahuan” karena banyak bidang ilmu pengetahuan selalu mulai dari keadaan muka bumi untuk beralih pada studinya masing-masing.

Gegografi adalah suatu studi tentang hubungan – hubungan yang ada antara kehidupan dengan lingkungan fisiknya.  Geografi adalah ilmu yang bertugas mengadakan penafsiran terhadap persebaran fakta, menemukan hubungan antara kehidupan manusia dengan lingkungan fisik, menjelaskan kekuatan interaksi antara manusia dan alam. Geografi adalah interaksi antar ruang. Objek study geografi adalah kelompok manusia dan organisasinya di muka bumi.Geografi memiliki nilai edukatif yang dapat mendidik manusia untuk berpikir kritis dan bertanggung jawab terhadap kemajuan-kemajuan dunia. Ia juga berpendapat bahwa peta sangat penting untuk menjawab pertanyaan “di mana” dari berbagai aspek dan gejala geografi.

Geografi erat kaitannya dengan faktor lokasi, karakterisitik tertentu dan hubungan antar wilayah secara keseluruhan. Pendapat ini kemuadian di sebut Konsep Natural Atrribut of Place. Geografi selalu ingin menjelaskan gejala gejala dari segi hubungan keruangan. Geografi mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan.

Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Prinsip dan Konsep Geografi beserta Contohnya


Konsep Dan Penerapan Geografis

Konsep lokasi

Suatu tempat di permukaan bumi memiliki nilai ekonomi apabila dihubungkan dengan harga. Misalnya:

  • Di daerah dingin orang cenderung berpakaian tebal.
  • Nilai tanah atau lahan untuk pemukiman akan berkurang apabila berdekatan dengan kuburan, terminal kendaraan umum, pasar, atau pabrik karena kebisingan dan pencemaran.

Konsep jarak

Jarak dihubungkan dengan keuntungan yang diperoleh, sehingga manusia cenderung akan memperhitungkan jarak, Misalnya:

  • Harga tanah akan semakin tinggi apabila mendekati pusat kota dibandingkan dengan harga tanah di pedesaan.
  • Peternakan ayam cenderung mendekati kota sebagai tempat pemasaran, agar telur dan ayam yang dibawa ke tempat pemasaran tidak banyak mengalami kerusakan, dibandingkan apabila peternakan ditempatkan jauh dari kota.

Konsep keterjangkauan

Hubungan atau interaksi antartempat dapat dicapai, baik dengan menggunakan sarana transportasi umum, tradisional, atau jalan kaki. Misalnya:

  • Keterjangkauan, Jakarta – Biak (pesawat terbang); Bandung – Jakarta (kereta api).
  • Daerah A penghasil beras dan daerah B penghasil sandang. Kedua daerah ini tidak akan berinteraksi apabila tidak ada transportasi.
  • Suatu daerah tidak akan berkembang apabila tidak dapat dijangkau oleh sarana transportasi.

Konsep pola

Bentuk interaksi manusia dengan lingkungan atau interaksi alam dengan alam, hubungannya dengan pola persebaran, seperti sebagai berikut.

  • Pola aliran sungai terkait dengan jenis batuan dan struktur geologi.
  • Pola pemukiman terkait dengan sungai, jalan, bentuk lahan, dan sebagainya.

Konsep morfologi

Bentuk permukaan bumi sebagai hasil proses alam dan hubungannya dengan aktivitas manusia. Misalnya:

  • Bentuk lahan akan terkait dengan erosi dan pengendapan, penggunaan lahan, ketebalan lapisan tanah, ketersediaan air, dan sebagainya.
  • Pengelompokan pemukiman cenderung di daerah datar.

Konsep aglomerasi

Pengelompokan penduduk dan aktivitasnya di suatu daerah, Misalnya:

  • Masyarakat atau penduduk cenderung mengelompok pada tingkat sejenis, sehingga timbul daerah elit, daerah kumuh, daerah perumnas, pedagang besi tua, pedagang barang atau pakaian bekas, dan lain-lain.
  • Enam puluh delapan persen industri tekstil Indonesia berada di Bandung.

Konsep nilai kegunaan

Manfaat suatu wilayah atau daerah mempuyai nilai tersendiri bagi orang yang menggunakannya. Misalnya:

  • Daerah sejuk di pegunungan yang jauh dari kebisingan, seperti di Puncak antara Bogor dengan Cianjur, banyak dijadikan tempat peristirahatan dan rekreasi.
  • Lahan pertanian yang subur sangat bernilai bagi petani dibandingkan bagi nelayan atau karyawan/pegawai kantor.

Konsep interaksi dan interdependensi

Setiap wilayah tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, tetapi memerlukan hubungan dengan wilayah lain, sehingga memunculkan adanya hubungan timbal balik dalam bentuk arus barang dan jasa, komunikasi, persebaran ide, dan lain-lain. Misalnya: gerakan orang, barang, dan gagasan dari suatu tempat ke tempat lain seperti,

  • Pergerakan penduduk, berupa sirkulasi, komutasi (ulang-alik), dan migrasi.
  • Pergerakan barang (sandang) dari kota ke desa; pangan dari desa ke kota.
  • Pergerakan berita (informasi) melalui radio, televisi, surat kabar dan lain-lain, terhadap pembaca atau pemirsa.

Konsep differensiasi area

Konsep differensiasi area (struktur keruangan atau distribusi keruangan) ? Suatu wilayah kaitannya dengan wilayah lain. Wilayah di permukaan bumi memiliki perbedaan nilai yang terdapat di dalamnya. Misalnya:

  • Fenomena yang berbeda dari suatu tempat ke tempat lain, seperti:
    a. jarak dekat, jarak sedang, atau jarak jauh.
    b. pemukiman padat, sedang, atau jarang
  • Pertanian sayuran dihasilkan di daerah pegunungan; perikanan laut atau tambak di pantai; dan padi di daerah yang relatif datar.

Konsep keterkaitan keruangan

Konsep keterkaitan keruangan (proses keruangan) ? Suatu wilayah dapat berkembang karena adanya hubungan dengan wilayah lain, atau adanya saling keterkaitan antarwilayah dalam memenuhi kebutuhan dan sosial penduduknya. Misalnya, jika dikaji melalui peta, maka terdapat konservasi spasial (keterkaitan wilayah) antara wilayah A, B, C, dan D


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian dan Jenis Pendekatan Geografi


Letak Geografis Indonesia

Sebagai warga Negara yang baik, sudah menjadi keharusan bahwa kita selayaknya harus wajib mengetahui letak geografis Indonesia. Dengan mengetahui letak geografis Indonesia, maka dapat membantu kita supaya bisa mengetahui kedudukan atau letak wilayah Indonesia apabila dibandingkan dengan daerah-daerah lain. Tak hanya itu, dengan mengetahui letak geografis Indonesia juga dapat melihat potensi yang di miliki sebuah Negara.

Ada cara mudah untuk bisa mengetahui letak geografis Indonesia, yaitu dengan melihat peta dunia, globe atau atlas. Bisa lihat bahwa secara geografis Indonesia terletak di antara 2 benua yaitu benua Australia dan benua Asia serta berada di antara 2 samudera yaitu samudera Hindia dan Pasifik. Oleh sebab itu, dapat di katakan bahwa Indonesia berada di silang dunia yang menjadikan pusat jalur lalu lintas dunia. Itulah sebabnya bahwa Indonesia memiliki posisi yang strategis.

Beberapa alasan letak geografis Indonesia antara lain :

  • Indonesia berada di persilangan lalu lintas dunia yang terbilang ramai sehingga dalam segi ekonomi sangat menguntungkan.
  • Indonesia mempunyai tiga iklim yaitu iklim tropis, iklim musim dan iklim laut.
  • Iklim tropis menyebabkan udara rata-rata menjadi panas karena Indonesia terletak di sekitar garis khatulistiwa.
  • Iklim musim terjadi karena adanya pengaruh angina musim yang bertiup berganti arah yang terjadi setiap setengah tahun sekali. Terjadi pada bulan Oktober-April, angina bertiup berasal dari barat daya yang mempunyai sifat basah sehingga menimbulkan musim hujan. Sedangkan pada bulan April smpai bulan Oktober angin kering bertiup dari arah timur laut sehingga menjadikan Indonesia musim kemarau.
  • Iklim laut, dikarenakan oleh kondisi Indonesia yang di kelilingi laut dan samudera yang membuat Indonesia mengalami banyak musim penghujan.

Selain letak geografis, dalam skala mikro Indonesia memang berbatasan langsung dengan Negara-negara lain. Untuk sebelah utaranya, berbatasan langsung dengan Malaysia, Filipina dan Singapura, sebelah selatannya berbatasan dengan Australia. Sebelah timur berbetasan dengan papua nugini dan disebalah barat berbatasan dengan samudera hindia.


Letak geografis, yaitu letak suatu tempat dilihat dari kenyataannya di muka bumi atau letak suatu tempat dalam kaitannya dengan daerah lain disekitarnya. Letak geografis disebut juga letak relatif, disebut relatif karena posisinya ditentukan oleh fenomena-fenomena geografis yang membatasinya, misalnya gunung, sungai, lautan, benua dan samudra. Secara geografis wilayah Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudra, yaitu Benua Asia dengan Benua Australia. Sedangkan samudra yang membatasi adalah Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Letak geografis ini sangat berpengaruh terhadap keberadaan wilayah Indonesia, antara lain :

  • Letak Indonesia yang berada diantara 2 benua dan 2 samudra membuat Indonesia berada di jalur lalu lintas internasional dan dapat menjadi tempat transit jalur perdagangan dunia. Hal itu membuat Indonesia dapat membuat hubungan baik dengan negara lain, walau juga dapat membuat Indonesia sebagai jalur lalu lintas kriminalitas internasional. Seperti lalu lintas perdagangan narkoba dan perdagangan anak.
  • Kawasan Indonesia yang terdiri dari banyak pulau membuat Indonesia kaya akan budaya, karena terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa, dll. Selain itu juga akan timbul banyak bentukan alam seperti danau, gunung api, pantai, dll. Hal itu dapat memajukan pariwisata Indonesia.
  • Laut yang luas dan garis pantai yang panjang membuat Indonesia menyimpan hasil laut seperti ikan, kerang, serta bahan tambang seperti minyak bumi. Hal itu dapat menambah pendapatan Negara
  • Letaknya yang berada dikawasan tropis membuat Indonesia kaya akan hasil hutan, berbagai jenis tanaman, dan berbagai jenis hewan. . Namun akibat pemanasan global, membuat wilayah Indonesia sangat menerima dampaknya. Seperti sering terjadi badai tropis. Pengurangan daratan Indonesia akibat pencairan es di kutub. Wilayah Indonesia yang banyak terdiri atas pulau dan laut yang luas membuat daratan Indonesia banyak sekali berkurangnya, dll.
  • Tanah Indonesia yang subur membuat Indonesia menghasilkan banyak hasil pertanian.
  • Wilayah hutan yang masih cukup luas menjadikan hutan Indonesia sebagai paru-paru dunia. Namun, karena letak hutan yang jauh dari pemantauan pemerintah akibat letak Indonesia yang berjauhan dan berpulau-pulau membuat aksi kejahatan terhadap hutan, seperti pembakaran, pencurian kayu, pembukaan hutan yang tak terstruktur marak terjadi dan sulit dikendalikan.
  • Di bidang sosial/politik, Indonesia dapat dengan mudah berhubungan dengan bangsa- bangsa lain dan dapat ikut serta dalam percaturan politik dunia.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : engertian, Contoh Geografi Fisik, Geografi Manusia, dan Geografi Teknik


Letak Geologis Indonesia

Secara astronomis, kepulauan Indonesia terletak pada 6oLU – 11oLS dan 95oBT – 141oBT. Adapun secara geografis, Kepulauan Indonesia terletak di antara Benua Asia dan Benua Australia serta di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Untuk letak Indonesia berdasarkan geologis yaitu letak suatu wilayah berdasarkan dengan keadaan geologinya. Berdasarkan geologinya Indonesia dikategorikan menjadi 3 daerah  yaitu :

  • Daerah dangkalan sunda
  • Daerah dangkalan sahul
  • Daerah antara dangkalan sunda dan dangkalan sahul.

Untuk Indonesia bagian barat merupakan bagian dari benua Asia, bagian timur merupakan bagian dari Benua Australia, sedangkan untuk Indonesia bagian tengah merupakan peralihan yang disebut dengan daerah Wallace. Jika dilihat dari jalur pegunungan yang tersebar di Indonesia, kepulauan Indonesia ada di antara 2 rangkaian pegunungan muda. Di Indonesia pegunungan yang terletak di bagian barat merupakan serangkaian pegunungan dari sirkum Mediterania, sedangkan pegunungan Indonesia yang berada di bagian timur merupakan bagian dari pegunungan Sirkum Pasifik. Dengan adanya hal tersebut menjadikan letak geologis Indonesia memilki banyak Negara berapi yang masih aktif dan laut yang berada di bagian barat dan timur Indonesia menjadi dangkal.

Letak geologis ialah letak suatu daerah atau negara berdasarkan struktur batu-batuan yang ada pada kulit buminya. Letak geologis Indonesia dapat terlihat dari beberapa sudut, yaitu dari sudut formasi geologinya, keadaan batuannya, dan jalur-jalur pegunungannya. Dilihat dari jalur-jalur pegunungannya, Indonesia terletak pada pertemuan dua rangkaian pegunungan muda, yakni rangkaian Sirkum Pasifik dan rangkaian Sirkum Mediterania. Oleh karena itu, di Indonesia:

  1. Terdapat banyak gunung berapi yang dapat menyuburkan tanah.
  2. Sering terjadi gempa bumi.
  3. Terdapat bukit-bukit tersier yang kaya akan barang tambang, seperti minyak bumi, batu bara dan bauksit.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian dan Ruang Lingkup Ekologi


Letak Geomorfologis Indonesia

Letak Geomorfologis adalah letak berdasasrkan morfologi suatu tempat di muka bumi. Letak geomorfologis Indonesia sangat bervariasi. Perbedaan letak geomorfologis mempunyai pengaruh yang bermacam-macam, misalnya:

  1. adanya suhu yang berbeda-beda sangat berpengaruh terhadap jenis tanaman,
  2. menentukan ada tidaknya mineral-mineral yang dikandung oleh batuan tersebut,
  3. menentukan kepadatan penduduk, misalnya tempat-tempat yang morfologi daratannya berbukit atau terjal kepadatan penduduknya kecil, dan
  4. perlu memperhitungkan morfologi daerah sebelum membangun bangunan- bangunan, jembatan-jembatan, gedung-gedung, dan jalan-jalan raya.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Bioama Sabana


Letak Maritim Indonesia

Letak maritim adalah letak suatu tempat ditinjau dari sudut kelautan. Yakni apakah tempat itu dekat atau jauh dari laut serta apakah sebagian atau seluruhnya di lingkungi oleh laut, dan sebagainya.

Letak maritim atau letak kelautan Indonesia sangat baik sebab wilayahnya yang berbentuk kepulauan dikelilingi oleh tiga lautan beasar, yakni: bagian timur Indonesia berhadapan dengan Samudera Pasifik, bagian selatan Indonesia berhadpan dengan Samudera Hindia, dan bagian utara Indonesia berhadpan dengan dengan Laut Cina Selatan. Letak maritim yang demikian tentu saja membawa akibat yang baik bagi Indonesia, misalnya,

  • Adanya usaha atau kegiatan di bidang pelayaran, perikanan serta pelabuhan di wilayah Indonesia,
  • Menyebabkan Indonesia mempunyai potensi ekonomi besar untuk dikembangkan,
  • Indonesia mempunyai posisi penting dalam percaturan politik dunia.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Lingkungan Buatan : Pengertian, Manfaat dan Jenisnya


Letak Ekonomis Indonesia

Letak ekonomis adalah letak suatu negara ditinjau dari jalur dan kehidupan ekonomi negara tersebut terhadap negara lain. Letak ekonmis Indonesia sangat baik, sebab terletak antara Benua Asia dan Australia ditambah dengan beberapa tempat di sekitar Indonesia yang merupakan pusat lalu lintas perdagangan, misalnya: Kuala Lumpur dan Singapura, negara tetangga Indonesia ini membutuhkan hasil-hasil pertanian dan hasil pertambangan yang banyak dihasilkan Indonesia. Kemungkinan Indonesia menjadi pusat pasar dunia yang besar sehingga banyak negara industri yang menanamkan modalnya di Indonesia.


Letak Sosiokultural Indonesia

Letak sosiokultural adalah letak berdasarkan keadaan sosial dan budaya daerah yang bersangkutan terhadpa daerah di sekelilingnya. Indonesia, secara sosiogeografis – kultural, terletak di perempatan jalan antara Benua Asia dan Australia yang terdiri dari berbagai bangsa. Hal ini menyebabkan terjadinya akulturasi budaya.

Secara sosiokultural, Indonesia mempunyai banyak persamaan umum dengan negara-negara tetangga. Misalnya, sama-sama merupakan negara sedang berkembang, sama-sam sedang menghadapi masalah ledakan penduduk, sama-sama berlandaskan kehidupan beragama, sama-sama bekas negara jajahan, dan sebagian besar penduduknya mempunyai persamaan ras.

Dengan melihat kondisi-kondisi sosial tersebut, tidak mengherankan apabila bangsa-bangsa di Asia, umunya dan Asia Tenggara, khususnya, berupaya memajukan masyarakat dan memperbaiki keadaan sosiokulturalnya. Adanya kerja sama dan kontak sosial ini dapat dilihat dengan dibentuknya ASEAN, Asean Games, dan berbagai bentuk kerja sama lainnya.