[LENGKAP] Pengertian, Jenis Dan Faktor Migrasi

Posted on

Pengertian Migrasi

Pada Dasarnya migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain. Bilamana perpindahan itu dari suatu negaa disebut migrasi nasional. Bilamana perpindahan itu dari suatu Negara ke Negara lain disebut migrasi internasional.

Migrasi ada yang bersifat sementara dan ada yang menetap. Migrasi sementara apabila penduduk tinggal di daerah atau Negara baru hanya sementara, kurang dari enam bulan, migrasi menetap, apabila penduduk tinggal di daerah yang baru sekurang-kurangnya enam bulan.

Jenis-Jenis Migrasi

Migrasi dapat dikelompokkan menjadi migrasi internasional dan migrasi nasional

1. Migrasi Internasional

Migrasi Internasional meliputi Imigasi, Emigrasi, dan Repatriasi seperti yang di jelaskan berikut ini.

  • Imigrasi adalah masuknya penduduk dari suatu Negara lain ke suatu Negara, misalnya wisatawan mancanegara pergi ke Indonesia.
  • Emigrasi adalah perpindahan penduduk yang meninggalkan suatu Negara ke Negara lain, misalnya tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia bekerja ke malaysia.
  • Repatriasi ialah perpindahan penduduk dari Negara yang di tempatinya sementara  kembali ke Negara kampung halaman setelah sekian lama tidak kembali pulang. Misalnya, orang Indonesia yang telah lama menetap di Negara asing kembali pulang ke indonesia.

2. Migrasi Nasional

Migrasi nasional meliputi urbanisasi, transmigrasi, dan remigrasi seperti yang dijelaskan berikut ini.

  • Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dalam suatu Negara dari desa kekota, kaena mendesak dari pertimbanagan social ekonomi. Misalnya para petani yang menunggu masa panen mencari pekerjaan ke kota bekerja di luar bidang pertanian. Ketika masa panen tiba, mereka kembali ke desa mengerjakan lahan pertanian sampai selesai masa menanam. Menanti masa panen lalu mereka kembali lagi pergi ke kota.
  • Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dalam suatu Negara dari daerah yang berpenduduk padat ke daerah lain yang berpenduduk jarang , baik di pindahkan dalam suatu pulau maupun di pindahkan ke pulau lain misalnya penduduk di jawa yang terkena musibah bencana alamdi transmigrasikan keluar jawa agar mereka memperoleh lapangan penghidupan yang lebih baik.
  • Remigrasi adalah perpindahan penduduk dalam suatau daerah pindah kembali ke daerah asalnya misalnya, transmigrasi di Kalimantan timur yang berasal dari pulau bali kembali berdiam di pulau bali bersama keluarganya.

Faktor-Faktor Migrasi

1. Faktor pendorong

Faktor pendorong adalah Faktor yang mendorong orang berkeinginan migrasi meninggalkan tempat asalnya Faktor Faktor tersebut antara lain sebagai berikut :

  • Sempitnya lapangan kerja dan kemiskinan jika lapangan kerja sepi serta hidup miskin penduduk cenderung pergi meninggalkan daerahnya.
  • Keadaan politik yang tidak aman atau peperangan jika keadaan daerahnya tidak aman penduduk cenderung pergi meninggalkan daerahnya.
  • Fasilitas hidup di daearah asal kurang memadahi contoh seorang yang ingin belajar di universitas terpaksa harus pergi ke kota lain karena di kotanya tidak ada universitas yang dinginkan.

2. Faktor penarik

Faktor penarik adalah Faktor yang menyebabkan orang tertarik untuk migrasi kedaerah lain. Faktor Faktor tersebut adalah sebagai berikut :

  • Banyak tersedia lapangan kerja dan untuk berusaha. Jika lapangan kerja terbuka pada suatu daerah, penduduk cenderung ingin datang kedaeah itu. Demikian juga jika kesempatan untuk beruasaha mudah didapat, penduduk cenderung ingin datang untuk mengadu nasib ke daearh itu.
  • Upah tenaga kerja yang lebih tinggi. Jika upah tenaga kerja pada suatu daerah tinggi, penduduk cenderung ingin pergi ke daeah itu untuk memperbaiki hidupnya atau ekonominya.
  • Tersedianya fasilitas hidup yang memadahi, jika suatu daerah fasilitas hidup lengkap, orang ingin ke daerah tesebut. Yangtermasuk fasilitas hidup, antara lain pusat pendidikan, kesehatan, pusat belanja, rekreasi, dan transportasi.

Demikianlah artikel tentang Pengertian, Jenis-Jenis Dan Faktor-Faktor Migrasi dari ayoksinau.com semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca Juga : Macam-Macam Konflik Dan Akibatnya [BESERTA CONTOH]