Fungsi Manajemen Dalam Pengelolaan Badan Usaha (LENGKAP)

Posted on

ayoksinau.com – Salah satu karakteristik yang penting dari badan usaha ialah manajemen yang baik. apabila suatu badan usaha dikelola dengan baik bisa meningkatkan kinerja badan usaha dan akan meningkatkan niilai badan usaha bagi para pemegang saham. Pengelolaan suatu badan usaha pada umumnya diilakukan oleh para manajer. Manajer merupakan orang yang memimpin karyawan untuk mencapai tujuan tertentu. Fungsi dari para manajer beragam menurut tingkatan setiap di perusahaan. Dalam hal ini, jenjang tingkatan manajemen pada badan usaha besar biasanya terdapat tiga jenjang manajemen, ialah sebagai berikut.

  1. Manajemen puncak atau manaajer senior (top management) mempunyai posisi sebagai dewan direksi, direktur utama atau (CEO= Chief Executive Officer), juga pimpinan lainnya, misalnya direktur keuangan dan direktur pemasaran. Adapun tugas dari manajemen puncak ialah membuat rencana umum badan usaha dan membuat keputusan-keputusan penting.
  2. Manajemen menengah (midle management) mempunyai posisi sebagai manajer pabrik atau manajer divisi. Oleh sebab itu, para manajer menengah lebih banyak terlibat dalam kegiatan proses produksi dan bertanggung jawab atas keputusan-keputusan jangka pendek. Manajer menengah juga bertanggung jaawab membuat rencana operasional guna merealisasikan rencana umum dari manajer puncak.
  3. Manajemen pengawasan atau supervisor garis pertama (lower management) memiliki posisi sebagai manajer kantor. Manajer pengawas bertugas sebagai pelaksana rencana yang dibuat oleh manajer menengah. Manajer pengawas juga bertanggung jawab untuk mengawasi kerja karyawan. Oleh karena itu, para manajer saangat terlibat dengan para karyawan yang melakukan proses produksii.

1.Perencanaan (Planning)

Fungsi perencanaan merupakan fungsi terpenting dari fungsi manajemen sehingga harus dilakukan terlebih dahulu sebelum fungsi-fungsi manajemen ainnya

2.Pengorganisasian (Organizing)

Fungsi pengorganisasian adalah kegiatan pengaturan para karyawan dan sumber-sumber lain dengan cara yang konsisten agar semua pekerjaan yang dilakukan terarah pada satu tujuan. Untuk itu, dalam pengorganisasian harus dibuat suatu struktur tugas dan wewenang demi mempermudah tercapainya hasil yang telah direncanakan.

3.Kepemimpinan (Leadership)

Baik buruknya kiinerja karyawan dipengaruhi oleh cara manajer memimpin karyawannya. Oleh karena itu, dalam memimpin harus dilakukan secara konsisten sejalan dengan rencana strategi perusahaan. Memimpin tidak hanya memberikan perintah penyelesaian suatu tugas, melainkan harus dibarengi dengan pemberian insentif agar tugas dapat diselesaikan dengan baik dan benar.

4.Pengawasan (Controlling)

Fungsi pengawasan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh para manajer dalam mengawasi dan mengevaluasi hasil yang telah dicapai. Jadi, melalui fungsi pengawasan dapat diukur seberapa besar hasil yangtelah dicapai dibandingkan dengan hasil yang telah direncanakan. Dalam melakukan evaluasi tugas, para manajer dapat mengukur kinerja karyawan dibandingkan dengan standar yang telah ditentukan. Standar dapat juga diterapkan pada jumlah produksi, jumlah biaya, jumlah keuntungan, dan jumlah penjualan. Alasan menentukan standar adalah untuk mendeteksi dan mengetahui kekurangan sehingga manajer dapat segera melakukan tindakan koreksi. Dengan demikian, fungsi pengawasan bisa membantu meningkatkan kinerja perusahaan.

 

demikianlah artkel dari ayoksinau.com mengenaiĀ Fungsi Manajemen Dalam Pengelolaan Badan Usaha (LENGKAP), semoga menambah wawasan anda semua.

jangan lupa baca juga artikel di bawah ini;