Pengertian Penelitian Kualitatif dan Penelitian Kuantitatif

Diposting pada

penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif

Pengertian Penelitian Kualitatif

Pengertian Kualitatif ialah metode penelitian yang menekaankan pada aspek suatu pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah daripada melihat permasalahan guna penelitian generalisasi.

Metode peneliitian kualitatif lebih suka menggunakan teknik anaalisis yang mendalam ( in-depth analysis ). Yaitu mengkaji suatu masalah secara satu persatu, dari kasus perkasus. Karena dalam metodologi kuliitatif yakin bahwa sifat suatu masalah satu berbeda dengan sifat masalah lainnya. Tujuan dari metodologi kualitatif ini bukan suatu generalisasi akan tetapi pemahaman yang secara mendalam terhadap suatu masalah. Penelitian kualitatif sendiri berfungsi untuk memberikan kategori substantif dan juga hipotesis penelitian kualitatif.

Pengertian Kualitatif  Adalah metode yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah daripada melihat permasalahan untuk penelitian generalisasi. Metode penelitian ini lebih suka menggunakan teknik analisis mendalam ( in-depth analysis ), yaitu mengkaji masalah secara kasus perkasus karena metodologi kulitatif yakin bahwa sifat suatu masalah satu akan berbeda dengan sifat dari masalah lainnya. Tujuan dari metodologi ini bukan suatu generalisasi tetapi pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah. Penelitian kualitatif berfungsi memberikan kategori substantif dan hipotesis penelitian kualitatif.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Langkah-Langkah dalam Penelitian Sejarah (Heuristik, Verifikasi,Interpretasi, dan Historiografi)


Tujuan penelitian kualitatif

Tujuan penelitian kualitatif pada umumnya mencakup informasi tentang fenomena utama yang dieksplorasi dalam penelitian, partisipan penelitian, dan lokasi penelitian. Tujuan penelitian kualitatif juga bisa menyatakan rancangan penelitian yang dipilih. Tujuan ini ditulis dengan istilah-istilah “teknis” penelitian yang bersumber dari bahasa penelitian kualitatif (Creswell, 2010: 167).

Untuk itulah peneliti perlu memperhatikan beberapa hal mendasar dalam menulis tujuan penelitian kualitatif, seperti berikut ini:

  • Gunakanlah kata-kata seperti tujuan, maksud, atau sasaran untuk menandai tujuan penelitian yang ditulis.
  • Fokuslah pada suatu fenomena (atau konsep atau gagasan) utama.
  • Gunakanlah kata-kata tindakan untuk menunjukkan bahwa ada proses learning dalam penelitian.
  • Gunakan kata-kata dan frasa-frasa yang netral (bahasa tidak langsung)
  • Sajikan definisi umum mengenai fenomena atau gagasan utama, khususnya jika fenomena tersebut merupakan istilah yang tidak dipahami oleh pembaca luas.
  • Gunakan kata-kata teknis berbasis strategi/ teori penelitian yang digunakan ketika sampai pada bagian pengumpulan data, analisis data, dan proses penelitian.
  • Jelaskan para partisipan yang terlibat dalam penelitian.
  • Tunjukkan lokasi dilakukannya penelitian.
  • Sebagai langkah akhir dalam tujuan penelitian kualitatif, gunakan beberapa bahasa yang membatasi ruang lingkup partisipan atau lokasi penelitian.

Meskipun ada banyak variasi dalam mencantumkan poin-poin di atas pada tujuan penelitian, proposal disertasi atau tesis kualitatif yang baik, setidaktidaknya harus mencakup beberapa diantara poin-poin itu.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Contoh Penulisan Bab I Pada Karya Ilmiah Proposal Penelitian


Karakteristik penelitian kualitatif

Penelitian kualitatif pada permulaannya banyak digunakan dalam bidang sosiologi, antropologi, dan kemudian memasuki bidang psikologi, pendidikan, bahasa dan cabang-cabang ilmu sosial lainnya. Penelitian kualitatif, dalam analisis datanya tidak menggunakan analisis statistik, tetapi lebih banyak secara naratif, sedangkan dalam penelitian kuantitif sejak awal proposal dirumuskan, data yang akan dikumpulkan hendaklah data kuantitatif atau dapat dikuantitatifkan.

Sebaliknya dalam penelitian kualitatif sejak awal ingin mengungkapkan data secara kualitatif dan disajikan secara naratif. data kualitatif ini mencakup antara lain:

  1. Deskripsi yang mendetail tentang situasi, kegiatan atau peristiwa maupun fenomena tertentu, baik yang menyangkut manusianya atau hubungannya dengan manusia lainnya.
  2. Pendapat langsung dari orang-orang yang telah berpengalaman, pandangannya, sikapnya, kepercayaan serta jalan pikirannya.
  3. Cuplikan dari dokumen, dokumen laporan, arsip-arsip dan sejarahnya.
  4. Deskripsi yang mendetail tentang sikap dan tingkah laku seseorang.

Oleh karena itu untuk dapat mengumpulkan data kualitatif dengan baik, peneliti harus tahu apa yang dicari, asal mulanya, dan hubungannya dengan yang lain, yang tidak terlepas dari konteksnya. Justru karena itu, peneliti kualitatif hendaklah:

  • Upayakan mempelajari fenomena yang belum dipelajari sebelumnya.
  • Dapat menambah dan memperkaya ilustrasi dengan dokumen-dokumen lain, antara lain dokumen tertulis.
  • Memahami dengan baik topik yang diteliti dengan mempelajari secara simultan, melakukan triangulasi atau melakukan penelitian dengan metode gabungan.
  • Mencoba memahami fenomena sosial dari perspektif keterlibatan aktor dari pada menerangkan dari luar.

Karakteristik penelitian kualitatif menurut Bogdan and Biklen dalam Sugiyono (2013: 13):

  1. Dilakukan pada kondisi yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen), langsung ke sumber data dan peneliti adalah instrumen kunci.
  2. Penelitian kualitatif lebih bersifat deskriptif. Data yang terkumpul berbentuk kata-kata atau gambar, sehingga tidak menekankan pada angka.
  3. Penelitian kualitatif lebih menekankan pada proses dari pada produk atau outcome.
  4. Penelitian kualitatif melakukan analisis data secara induktif.
  5. Penelitian kualitatif lebih menekankan makna (data dibalik yang teramati)

Menurut Yusuf (2013:336) beberapa ciri umum penelitian kualitatif, sebagai berikut:

  • menggunakan natural setting sebagai sumber data penelitian.
  • peneliti sebagai instrumen penelitian.
  • teknik-teknik yang sering digunakan peneliti dalam pengumpulan data di lapangan adalah pengamatan (observasi), interview, dan analisis dokumen atau analisis isi/wawancara.
  • data yang dikumpulkan data kualitatif
  • data disajikan dalam bentuk deskriptif atau naratif
  • lebih mementingkan proses dari pada hasil
  • cenderung menganalisis data secara induktif
  •  makna (meaning) adalah sesuatu yang essensial dalam penelitian kualitatif
  • mengutamakan rincian kontestual
  • sebagian besar penelitian kualitatif menggunakan data langsung dari tangan pertama.
  • melakukan triangulasi
  • subjek yang diteliti berkedudukan sama dengan peneliti
  • analisis data dilakukan sejak awal penelitian dan dilanjutkan sepanjang penelitian
  • dalam penelitian kualitatif, verifikasi perlu dilakukan
  • penelitian kualitatif dipengaruhi oleh pandangan dan keunikan peneliti
  • peneliti memandang fenomena sosial secara holistik
  • rancangan bersifat umum dan fleksibel

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Penjelasan Format Penulisan Proposal Penelitian Secara Lengkap dan Terstruktur


Pengertian Penelitian Kuantitatif

Penelitian Kuantitatif ialah metode penelitian yang lebih menekan pada aspek pengukuran dengan cara yang obyektif terhadap fenomena social. Untuk dapat melakukan pengukuran, pada setiap fenomena social di jabarkan kedalam beberapa komponen masalah, variable dan juga indikator.

Setiap variable yang ditentukan dan diukur dengan memberikan symbol-symbol dan angka yang berbeda – beda sesuai dengan kategori di informasi yang berkaitan dengan variable tersebut. Dengan menggunakan symbol-symbol atau pun angka tersebut, teknik perhitungan secara kuantitatif matematik dapat di lakukan sehingga bisa menghasilkan suatu kesimpulan yang belaku umum di dalam suaatu parameter.

Adalah metode yang lebih menekankan pada aspek pengukuran secara obyektif terhadap fenomena social. Untuk dapat melakukan pengukuran, setiap fenomena social di jabarkan kedalam beberapa komponen masalah, variable dan indicator. Setiap variable yang di tentukan di ukur dengan memberikan symbol – symbol angka yang berbeda – beda sesuai dengan kategori informasi yang berkaitan dengan variable tersebut. Dengan menggunakan symbol – symbol angka tersebut, teknik perhitungan secara kuantitatif matematik dapat di lakukan sehingga dapat menghasilkan suatu kesimpulan yang belaku umum di dalam suatu parameter. Tujuan utama dati metodologi ini ialah menjelaskan suatu masalah tetapi menghasilkan generalisasi. Generalisasi ialah suatu kenyataan kebenaran yang terjadi dalam suatu realitas tentang suatu masalah yang di perkirakan akan berlaku pada suatu populasi tertentu.

Generalisasi dapat dihasilkan melalui suatu metode perkiraan atau metode estimasi yang umum berlaku didalam statistika induktif. Metode estimasi itu sendiri dilakukan berdasarkan pengukuran terhadap keadaan nyata yang lebih terbatas lingkupnya yang juga sering disebut “sample” dalam penelitian kuantitatif.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Sistem Informasi Geografi


Jenis Penelitian Kuantitatif

  • Experimental Research (Penelitian Eksperimen)
  • Penelitan Korelasi (Correlation Research)
  • Penelitian Komparasi (Causal-Comparative Design)
  • Penelitian Survey (Survey Research Design)

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Quality Control (QA) Beserta Tugas dan Tanggung Jawabnya


Karakteristik Penelitian Kuantitatif

Konsep Dasar Penelitian Kuantitatif. Pemahaman konsep dasar penelitian kuantitatif tidak bisa dipahami dari satu aspek tertentu, melainkan harus ditinjau dari beberapa aspek. Bambang Prasetya dan Lina Miftakhuljannah (2005), mengidentifikasikan konsep dasar penelitian kuantitatif digunakan beberapa konsep, yaitu pendekatan, metode, data, dan analisis (h.24-27). Keempat konsep di atas mengandung maksud secara konsisten dan saling melengkapi dalam memahami konsep dasar penelitian kuantitatif. Oleh karena itu, konsep dasar penelitian dapat difahami dari beberapa aspek.

  1. Pendekatan
    Pendekatan (approach) dimaksudkan suatu strategi memecahkan permasalahan yang melibatkan berbagai komponen yang rumit. Dalam keilmuan termasuk penelitian sering digunakan istilah paradigma (paradigme).
    Paradigma yang digunakan dalam penelitian kuantitatif adalah pola berpikir positivistis, merupakan kerangka berpikir secara rasional-hipotesis-empiris. Pencarian bukti empiris melalui pengamatan dijadikan andalan pemecahan masalah, karena merupakan hasil penelitian merupakan kunci kebenaran pengetahuan.
  2. Metode Kuantitatif
    Metode disini menunjuk pada prosedur yang lebih bersifat teknis untuk penelitian kuantitatif. Bagaimana cara menjabarkan karakteristik variable dan menemukan keterkaitan antar variable penelitian.
  3. Data Kuantitatif
    Hasil pengamatan fakta empiri dinyatakan dalam ukuran kuantitatif berupa bilangan, dengan digunakan prinsip dasar matematik menambah, mengurangi, mengkalikan, membagi dsb. Kemudian dilanjutkan dengan teknik statistic untuk memperoleh satuan-satuan statistic yang diperlukan.
  4. Analisis Kuantitatif
    Analisa Kuantitatif merupakan pengolahan data dengan digunakan metoda statistika.Statistik dapat dibedakan antara statistik deskriptf dan statistik inferensial.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian dan Ruang Lingkup Geografi beserta Menurut Para Ahli


Contoh Judul Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Penelitian Kualitatif merupakan metode penelitian yang lebih untuk difokuskan pada pemahaman fenomena-fenomena sosial dari perspektif partisipan dengan lebiih menitik beratkan pada gambaran yang lebih lengkap daripada merinci menjadi variabel yang saling terkait.

Contoh Judul Penelitian Kualitatif dianaranya ialah:

  • Analisis Peran Kepala Sekolah Dalam Menerapkan Manajemen Mutu Pendidikan
  • Cara Belajar Siswa SD Dalam Menghadapi Ujian Nasional (UN)
  • Eksploitasi Anak Jalanan
  • Kinerja Dan Profesionalisme Guru SD
  • Evaluasi Kebijakan Pendidikan Inklusif
  • Kompetensi Guru Dalam Perencanaan Pembelajaran
  • Kebiasaan Membaca Siswa Sekolah Dasar
  • Metode Pembelajaran Yang Efektif Dalam Membentuk Karakter
  • Pentingnya Keterampilan Membaca Bagi Siswa SD
  • Model Pembelajaran Yang Efektif Dalam Pembelajaran
  • Persepsi Dan Perilaku Merokok Mahasiswa PGSD
  • Peran Orang Tua Terhadap Anak Dalam Bidang Akademik
  • Pola Belajar Siswa Dalam Menghadapi Ujian Nasional
  • Persepsi Masyarakat Terhadap Penggunaan Metode Inkuiri
  • Upaya Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa SD

Penelitian Kuantitatif ialah metode penelitan yang bersifat deskriptif dan lebih banyak menggunakan analisis. Penelitan kuantitatif berrtujuan mencari hubungan yang menjelaskan sebab-sebab dalam fakta-fakta sosial yang terukur, menunjukan hubungan variabel juga menganalisa.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Analisis dan Perancangan Sistem


Persamaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

InferensiMelibatkan inferensi detil-detil pengamatan empiris ke suatu kesimpulan umum.
KeterbukaanMenerapkan metode pengumpulan data yang sistematis dan terbuka hingga bisa dinilai pihak lain.
PerbandinganMembandingkan data, mencari kesamaan dan perbedaan untuk menemukan pola tertentu pada data.
KoreksiMenggunakan prosedur untuk menghindari kesalahan analisis dan penarikan inferensi.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Klasifikasi Data Menurut Jenis, Sifat dan Fungsinya


Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Penelitian adalah proses yang dilakukan secara terstruktur dan memiliki metode yang ilmiah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan itu sendiri yang hasilnya dapat disampaikan dan diuji oleh peneliti lain. Dalam penelitian terdapat dua pendekatan yang sering dipakai oleh para peneliti yaitu metode kuantitatif dan metode kualitatif.

NoPerbedaanKualitatifKuantitatif
1Konsep yang berhubungan dengan pendekatanmenekankan pada makna, penalaran, definisi suatu situasi tertentu (dalam konteks tertentu), lebih banyak meneliti hal-hal yang berhubungan dengan  kehidupan sehari-harimementingkan adanya variabel-variabel sebagai obyek penelitian dan variabel-variabel tersebut harus didefenisikan dalam bentuk operasionalisasi variable masing-masing.
2Dasar Teoridasar teori sebagai pijakan ialah adanya interaksi simbolik dari suatu gejala dengan gejala lain yang ditafsir berdasarkan pada budaya yang bersangkutan dengan cara mencari makna semantis universal dari gejala yang sedang diteliti.pendekatan ini berpijak pada apa yang disebut dengan fungsionalisme struktural, realisme, positivisme, behaviourisme dan empirisme yang intinya menekankan pada hal-hal yang bersifat kongkrit, uji empiris dan fakta-fakta yang nyata.
3TujuanTujuan utama penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif ialah mengembangkan pengertian, konsep-konsep, yang pada akhirnya menjadi teori, tahap ini dikenal sebagai “grounded theory research”.Sebaliknya pendekatan kuantitatif bertujuan untuk menguji teori, membangun fakta, menunjukkan hubungan antar variable, memberikan deskripsi statistik, menaksir dan meramalkan  hasilnya.
4Desaindesainnya bersifat umum, dan berubah-ubah / berkembang sesuai dengan situasi di lapangan.desainnya harus terstruktur, baku, formal dan dirancang sematang mungkin sebelumnya.
5Datadata bersifat deskriptif, maksudnya data dapat berupa gejala-gejala yang dikategorikan ataupun dalam bentuk lainnya, seperti foto, dokumen, artefak dan catatan-catatan lapangan pada saat penelitian dilakukan.datanya bersifat kuantitatif / angka-angka statistik ataupun koding-koding yang dapat dikuantifikasi
6SampelSampel kecil merupakan ciri pendekatan kualitatif karena pada pendekatan kualitatif penekanan pemilihan sample didasarkan pada kualitasnya bukan jumlahnya.sample  besar, karena aturan statistik mengatakan bahwa semakin sample besar akan semakin merepresentasikan kondisi riil.
7Teknikeknik observasi atau dengan melakukan observasi terlibat langsung, seperti yang dilakukan oleh para peneliti bidang antropologi dan etnologi sehingga peneliti terlibat langsung dengan yang ditelitieknik yang dipakai akan berbentuk observasi terstruktur, survei dengan menggunakan kuesioner, eksperimen dan eksperimen semu.
8Hubungan dengan yang ditelitipeneliti tidak mengambil jarak dengan yang diteliti.peneliti mengambil jarak dengan yang diteliti.
9Analisa Databersifat induktif dan berkelanjutan yang tujuan akhirnya menghasilkan pengertian-pengertian, konsep-konsep dan pembangunan suatu teori baru, contoh dari model analisa kualitatif ialah analisa domain, analisa taksonomi, analisa komponensial, analisa tema kultural, dan analisa komparasi konstan (grounded theory research).bersifat deduktif, uji empiris teori yang dipakai dan dilakukan setelah selesai pengumpulan data secara tuntas dengan menggunakan sarana statistik, seperti korelasi, uji t, analisa varian dan covarian, analisa faktor, regresi linear dll.nya.