8 Alat Pernapasan Manusia Beserta Fungsinya

Diposting pada

Alat-Pernapasan-Manusia

Pengertian Sistem Pernapasan

Sistem pernapasan merupakan sistem yang berfungsi untuk mengabsorbsi oksigen dan mengeluarkan karbondioksida dalam tubuh yang bertujuan untuk mempertahankan homeostasis. Fungsi ini disebut sebagai respirasi. Sistem pernapasan dimulai dari rongga hidung/mulut hingga ke alveolus, di mana pada alveolus terjadi pertukaran oksigen dan karbondioksida dengan pembuluh darah.

Respirasi adalah suatu proses mulai dari pengambilan oksigen, pengeluaran karbondioksida hingga penggunaan energi di dalam tubuh.Sistem respirasi atau sistem pernafasan mencakup semua proses pertukaran gas yang terjadi antara atmosfir melalui rongga hidung – faring- laring – trakea bronkus – paru-paru – alveolus – sel-sel melalui dinding kapiler darah.

Sistem pernapasan biasanya dibagi menjadi 2 daerah utama:

  • Bagian konduksi, meliputi rongga hidung, nasofaring, laring, trakea, bronkus, bronkiolus dan bronkiolus terminalis
  • Bagian respirasi, meliputi bronkiolus respiratorius, duktus alveolaris dan alveolus.

Sebagian besar bagian konduksi dilapisi epitel respirasi, yaitu epitel bertingkat silindris bersilia dengan sel goblet. Dengan menggunakan mikroskop elektron dapat dilihat ada 5 macam sel epitel respirasi yaitu sel silindris bersilia, sel goblet mukosa, sel sikat (brush cells), sel basal, dan sel granul kecil.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Laring : Fungsi Bagian Dan Gangguannya


Alat Pernapasan Manusia

Pernapasan merupakan proses pengambilan oksigen yang diperlukan untuk oksidasi bahan makanan yang berlangsung di dalam sel dengan hasil akhir yaitu berupa energi. Pengambilan udara dari lingkungannya berbeda-beda untuk dari setiap jenis makhluk hidup. Organ penyusun sistem pernapasan pada setiap makhluk hidup juga berbeda-beda. Semakin tinggi tingkatan makhluk hidup, maka akan semakin kompleks organ penyusun pernapasannya. Berikut ini merupakan alat-alat pernapasan pada manusia beserta fungsi dan juga penjelasannya.


  • Rongga Hidung

Rongga Hidung

Membran ini berfungsi menyaring udara yang masuk. Fungsi ini bisa berjalan karena adanya rambut-rambut halus sebagai penyaring debu serta kotoran  yang masuk bersama udara yang kita hirup. Rambut halus tersebut dinamakan silia. Oleh silia, kotoran yang tersaring, akan dikeluarkan melalui bersin. Itulah sebabnya, jika berada di ruangan yang berdebu, Anda akan bersin-bersin.

Rongga hidung adalah tempat masuknya udara pernapasan. Di dalam rongga hidung terdapat yaitu rambut dan juga selaput lendir yang memiliki fungsi sebagai berikut.

  • Menyaring debu dan kuman-kuman yang masuk bersama udara.
  • Mengatur kelembapan udara yang masuk.
  • Mengatur suhu udara yang masuk agar sesuai dengan suhu tubuh.
  • Vestibulum, yaitu daerah yang berada tepat di belakang hidung.
  • Rongga hidung dapat dibedakan menjadi 3 daerah sebagai berikut.
  • Daerah pernapasan, yaitu daerah uang terbesar dari rongga hidung.
  • Daerah ujung saraf penciuman, yaitu daerah yang berada di bagian atas rongga hidung.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian dan Bagian Sel Saraf


  • Faring (Tekak)

Faring (Tekak)

Faring terletak sejajar dengan tulang punggung yang panjangnya sekitar 12 sampai 14 cm. Faring ini merupakan persimpangan jalan masuknya udara dan makanan, yaitu persimpangan antara rongga mulut ke kerongkongan dengan hidung menuju tenggorokan.

Organ pernapasan selanjutnya adalah faring, yang merupakan istilah medis dari tenggorokan. Organ ini berfungsi untuk menangkap udara yang masuk dari hidung, dan meneruskannya ke trakea atau jalur udara. Ingat, tenggorokan bukanlah saluran makanan. Organ yang digunakan sebagai saluran makanan disebut sebagai kerongkongan.


  • Laring (Pangkal Tenggorokan)

Laring (Pangkal Tenggorokan)

Setelah melalui faring, udara masuk ke laring. Laring merupakan struktur kompleks berbentuk kerucut terbalik yang tersusun dari sembilan tulang rawan dan juga sejumlah besar otot. Tulang rawan yang terdapat pada pintu masuk laring disebut dengan epiglotis, yang berguna untuk menghalangi makanan masuk ke dalam rongga hidung dan juga ke dalam tenggorokan ketika menelan makanan.

Makhluk hidup yang bisa menghasilkan suara, umumnya memiliki laring, termasuk manusia. Laring, dapat juga disebut sebagai kotak suara. Saat udara keluar masuk melalui jalur pernapasan, maka akan ada suara yang dihasilkan. Di situlah laring berperan dalam menghasilkan suara. Di dalam laring, ada organ penting yang berperan dalam produksi suara, yaitu pita suara.


  • Trakea (Batang Tenggorokan)

Trakea

Trakea bisa juga disebut sebagai jalur napas utama, yang menghubungkan organ pernapasan atas dengan paru-paru. Lokasinya terletak persis di bawah laring. Trakea memiliki cincin tulang rawan yang bertugas untuk menopang organ ini, sambil memungkinkannya untuk tetap fleksibel bergerak saat manusia menghirup oksigen atau bernapas.

Trakea ini merupakan saluran jalan napas yang terdiri atas gelang-gelang tulang rawan. Trakea letaknya di depan kerongkongan dengan panjang kurang lebih 10 cm. Dinding trakea terdiri atas 3 lapis diantaranya yaitu.

  1. Lapisan luar terdiri atas jaringan ikat.
  2. Lapisan tengah terdiri atas otot polos dan juga cincin tulang rawan.
  3. Lapisan terdalam terdiri atas jaringan epitel bersilia.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Sistem Organ Pada Tubuh Manusia dan Fungsinya


  • Bronkus

Bronkus

Bronkus adalah saluran penghubung antara tenggorokan dan paru-paru yang tersusun atas tulang rawan yang berbentuk cincin dan berfungsinya sebagai tempat lalu lintas udara pernapasan. Bronkus jumlahnya sepasang, yang satu menuju ke paru-paru kanan dan yang satu nya menuju ke paru-peru kiri.

Trakea atau jalur udara utama, memiliki bentuk menyerupai huruf “Y” yang terbalik. Trakea adalah jalan lurus di atasnya, sedangkan cabangnya yang berjumlah dua buah, satu di kiri dan satu di kanan, bernama bronkus. Bronkus yang merupakan cabang dari trakea, masuk langsung ke paru-paru. Di paru-paru, bronkus kembali bercabang, menjadi bronkiolus, dan menyediakan suplai udara untuk paru-paru.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian dan Fungsi Diafragma Berserta Gangguannya


  • Bronkiolus

Bronkiolus

Bronkiolus ialah cabang dari bronkus. Bronkus sebelah kanan bercabang menjadi tiga bronkiolus, sedangkaan bronkus sebelah kiri bercabang menjadi dua bronkiolus. Pada bronkiolus dindingnya lebih tipis dan juga salurannya lebih kecil.

Panjang lebar kita telah berbicara tentang fungsi pernafasan serta alat-alat yang terlibat di dalamnya; hidung, paru-paru, laring, bronkus dan faring sudah biasa. Berbicara tentang bronkiolus tentu tak biasa karena sering terlupakan sebagai bagian penting dari sistem pernafasan karena bentuknya yang kecil. Sehingga, bronkiolus sering terlibat dalam pembahasan-pembahasan tentang sistem pernafasan tapi dalam skala kecil dan tidak mendetil. Nah, dalam kesempatan ini, mari kita berjalan-jalan sejenak untuk mengetahui apa itu bronkiolus, fungsinya, struktur dan bagian – bagiannya.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Rokok beserta Bahaya dan Zat Kimia


  • Alveolus

Alveolus

Alveolus adalah saluran akhir dari alat pernapasan yang berupa gelembung-gelembung udara. Dindingnya tipis, lembap, dan juga berlekatan erat dengan kapiler-kapiler darah. Alveolus terdiri dari satu lapisan sel epitelium pipih. Pada alveolus terjadi pertukaran O2 dari udara bebas ke sel-sel darah dengan CO2 dari sel-sel darah ke udara bebas.

Alveolus berada di jantung dan berfungsi sebagai pemisah oksigen dan karbondioksida yang ada di dalam darah. Fungsi dari alveolus adalah sebagai pengedar oksigen yang diolah oleh paru-paru ke seluruh tubuh.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Struktur dan Ciri Alveolus beserta Fungsinya


  • Paru-paru

Paru-paru

Paru-paru ialah organ pernapasan utama pada manusia. Paru-paru letaknya di dalam rongga dada dan berjumlah sepasang, yaitu paru-paru kanan dan juga paru-paru kiri. Paru-paru kanan terdiri atas tiga lobus. Paru-paru dibungkus oleh selaput paru-paru yang disebut pleura. Di antara pleura dan juga paru-paru terdapat cairan limfa yang berfungsi sebagai melindungi paru-paru dari gesekan pada waktu kontraksi dan juga relaksasi.

Fungsi paru-paru selain sebagai bagian dari sistem respirasi juga memiliki fungsi dalam sistem ekskresi, yaitu mengeluarkan karbondioksida sebagai hasil metabolilsme dalam tubuh serta mengeluarkan uap air. Paru-paru terletak di rongga dada kiri dan kanan serta dilindungi oleh tulang rusuk. Ketika udara telah berada di bronkus, ini berarti udara telah siap untuk diedarkan ke setiap bagian paru-paru yang akan dilaksanakan oleh bronkiolus.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian dan Fungsi Faring


Fungsi Sistem Pernapasan

Setiap sistem yang ada dalam tubuh manusia khususnya, tentunya memiliki peranan dan fungsinya masing-masing. Sistem pernapasan pun demikian, Sistem ini juga mempunyai fungsi tersendiri bagi tubuh yang sudah terkoordinir oleh saluran dan organ tertentu sesuai perintah otak.

Fungsi sistem pernapasan itu sendiri antara lain sebagai berikut:

  • Sebagai sistem organ yang digunakan untuk pertukaran gas.
  • Sistem pemapasan digunakan untuk membawa udara ke dalam paru-paru di mana terjadi pertukaran gas.
  • Berfungsi untuk mengabsorbsi oksigen dan mengeluarkan karbondioksida dalam tubuh yang bertujuan untuk mempertahankan homeostasis (Respirasi).