Pengertian Kuantum Dalam Dunia Fisika,Apa itu Fisika Kuantum?

Posted on

Apa itu Fisika Kuantum

ayoksinau.com – Dalam dunia fisika terdapat dua pandangan yaitu, fisika klasik (Newtonian), dan fisika modern (Fisika Quantum). Fisika Newtonian mengkonsentrasikan pikirannya kepada benda solid (yang bisa dilihat sehari-hari). Sedangkan fisika Quantum ialah memulai observasinya pada benda-benda yang sangat kecil, yang lebih kecil dari pada atom, yang tidak dapat dilihat oleh mata. Dari macam-macam penelitian, di temukan hal yang menarik yaitu ternyata segala yang terdapat di dunia ini bukan berasal dari benda padat melainkan berasal dari ruang hampa, yang berupa energi yang tidak tampak dan bergetar. Karena kita berasal dari quanta juga, kitapun bisa menciptakan realitas yang kita mau. sebab yang berlaku atas kesuksesan kita contonya tidak hanya berasal dari teori atau kerja keras kita, tetapi juga berasal dari diri sendiri kita (tepatnya dari olah fikir, positif feeling, positif thinking dan doa).

Fisika kuantum adalah studi tentang perilaku materi dan energi pada molekul, atom, nuklir, dan juga tingkat mikroskopis bahkan lebih kecil. “Quantum” berasal dari bahasa Latin yang artinya “berapa banyak.” Hal ini mengacu pada unit diskrit materi dan energi yang diprediksi oleh dan juga diamati dalam fisika kuantum. Fisika kuantum terkadang disebut mekanika kuantum atau disebut teori medan kuantum. Fisika Quantum mengkaji blok bangunan alam semesta; ilmu yang memaparkan bagaimana keseluruhan di dunia ini bisa hadir sebagai kenyataan. Hal ini menyangkut benda-benda yang sangat kecil yang membentuk dunia secara keseluruhan. semuanya yang kita  lihat bukanlah benda padat seperti yang kita lihat. Setiap benda padat terdiri dari beberapa molekul dan molekul-molekul itu terdiri dari atom-atom. Jadi ini berarti lengan  atau kursi yang diduduki sekarang ialah terdiri dari atom-atom yang sangat kecil yang tidak bisa pandang dengan mata telanjang. Atom-atom yang  dikatakan sebagai benda terkecil ternyata terdiri lagi dari partikel sub atom, yang tidak mempunyai kepadatan sama sekali. Mereka pada hakekatnya,ialah kumpulan atau gelombang-grelombang informasi dan konsentrasi energi. Jadi tangan atau kursi yang  diduduki merupakan energi dan informasi. Maka dari itu, dapat dikatakan bahwa seluruh dunia fisik dimana kita  berada termasuk diri kita sendiri ialah terdiri dari bukan apa-apa kecuali dari energi yang bergetar pada frekuensi yang berbeda. Fenomena ini mencipatakan sebuah illusi yang membuat persepsi yang seolah-olah benda padat itu seperti  kenyataan, padahal sebenarnya tidak. Jadi apakah  yang membedakan antara satu benda dengan benda yang lainnya ?. Yang membedakan ialah perbedaan frekuensi  dari masing-masing yang bergetar. Hal ini sulit untuk diterima, tetapi bagaimanapun ini merupakan kebenaran..

Fisika Kuantum merupakan Ilmu Fisika yang mengkaji tentang Gelombang Elektromagnetik (GEM) dengan menghitung kecepatan cahaya  186,000 mill per detik. Methoda normal untuk menghitung kecepatan  relativitas dengan mengambil  gelombang suara sebagai contohnya. Gelombang suara bergerak pada kecepatan 1088 ft/per detik. Apabila anda bergerak pada kecepatan 1000 ft. /detik dan juga sebuah gelombang suara juga bergerak dengan arah yang sama, maka anda akan mengamati gelombang itu bergerak dengan kecepatan 88 ft/detik. Begitu juga, untuk seorang pengamat yang bergerak dengan kecepatan 1088 ft/detik, kecepatan gelombang suara itu yang teramati ialah nihil. Jika bergerak dengan arah berlawanan, maka anda akan menambahkan selisih kedua kecepatan itu apabila menghitung dengan cara Fisika Newtonian klasik.

Hipotesis Max Planck : “radiant energi atau (energi gelombang cahaya) tidaklah mengalir dalam arus yang kontinyu, melainkan terdiri dari potongan-potongan yang disebut dengan quanta”. Pada tahun 1900 Max Planck ialah seorang ahli Fisika memperkenalkan teori Kuantum ang menjelaskan dalam teorinya ialah bahwa pada materi, energi terjadi pada satu satuan materi dan terukur maka dipastikan pula bahwa semua bentuk materi akan memancarkan ataupun menyerap energi dalam satuan yang disebut dengan Kuanta (Quantum). Albert Einstein mengemukakan teorinya bahwa tidak hanya energi saja yang terukur tetapi juga radiasi juga terukur.

Pada tahun 1905, Albert Einstein juga menjelaskan efek fotoelektrik dengan menyimpulkan bahwa energi cahaya datang dalam bentuk kuanta yang disebut juga dengan foton. Pada tahun 1913, Niels Bohr juga menjelaskan garis spektrum dari atom hidrogen, lagi dengan memakai kuantisasi. Pada tahun 1924, Louis de Broglie juga memberikan teorinya tentang gelombang benda. Teori-teori di atas tadi, meskipun sukses, tetapi juga sangat fenomenologikal,  tidak ada penjelasan yang gamblang  untuk kuantisasi. Mereka dikenal dengan teori kuantum lama. Istilah  “Fisika kuantum” pertama kali dipakai oleh Johnston dalam tulisannya Planck’s Universe in Light of Modern Physics atau (Alam Planck Dalam Cahaya Fisika Modern).

demikian tah tadi artikel dari ayoksinau.com mengenai pengertian kuantuk dalam dunia fisika dan apa itu kuantum?.

baca juga artikel dibawah ini: