Definisi Akhlak Secara Detail | Ayoksinau.com

Posted on

Definsi Akhlak – Pada kesempatan kali ini, Ayoksinau.com akan membahas mengenai Definsi Akhlak Secara Detail. Kalian tentu sering mendengar kata “Akhlak” kan? Nah, mari kita bahas bersama-sama.

Definisi Akhak

Definisi Akhlak

Akhlak sering diartikan dengan budi pekerti atau kelakuan. Kata akhlak atau yang dikenal dengan “akhlaq” dalam bahasa Arab, di artikan sebagai perangai, tabiat, kebiasaan, dan bahkan diartikan sebagai agama. Walaupun kata akhlak merupakan kata yang berasal dari Bahasa Arab, akan tetapi kata akhlak itu sendiri tidak terdapat di dalam Al-Qur’an. Kata akhlak sering dijumpai di dalam hadits. Satu-satunya kata yang memiliki makna hamper sama dengan akhlak dalam Al-Quran yaitu kata “khuluq” yang tercantum pada surah al-Qalam ayat 4 yang berbunyi:

“Wa innaka la’ala khuluqin ‘adzim”

Artinya:

“Sesungguhnya engkau (Muhammad) berada di atas budi pekerti yang agung.”

Dalam hadits yang sangat populer yaitu hadits riwayat Malik yang menyebutkan akhlak,

“Innama bu’itstu liutammima makarima al akhlagi”,

Artinya:

“Bahwasanya Aku (Muhammad) diutus menjadi Rasul tak lain adalah untuk menyempurnakan akhlak mulia.”

Dalam perjalanan keilmuan selanjutnya, dikenallah istilah-istilah yang merupakan penjabaran dari akhlak seperti adab (tatakrama), moral, etika, dan karakter. Yang mana kata-kata tersebut masing-masing memiliki definisi atau makna yang berbeda-beda.

Baca juga artikel-artikel menarik lainnya berikut ini:

Pengertian Karakter | Penjelasan Lengkap Menurut Para Ahli – Ayoksinau.com

Definisi Warisan, Dasar Hukum Waris Islam | Ayoksinau.com

Bacaan Doa Iftitah Beserta Artinya, Yang Benar dan Shahih

Sejarah Singkat Nabi Muhammad Yang Patut Dikenang dan Diteladani

Menurut Imam Gazali, akhlak merupakan keadaan yang bersifat batin yang mana dari sanalah lahir perbuatan dengan mudah tanpa dipikir dan tanpa dihitung resikonya.

Al khuluqu haiatun rasikhotun tashduru ‘anha al afal bi suhulatin wa yusrin min ghoiri hqjatin act_ fikrin wa ruwiyyatin”.

Sedangkan ilmu akhlak merupakan cabang ilmu yang mempelajari tentang baik dan buruk suatu perbuatan. Dari definisi tersebut, maka dapat kita simpulkan dan kita pahami bahwa istilah akhlak yaitu netral, artinya terdapat akhlak yang terpuji (Al akhlaq al mahmudah) dan terdapat juga akhlak yang tercela (Al akhlaq al mazmumah). Ketika kita berbicara mengenai nilai baik dan buruk maka timbullah persoalan mengenai konsep baik dan buruk tersebut. Nah, dari sinilah selanjutnya terjadi perbedaan konsep antara akhlak dan etika.

Etika (ethica) juga berbicara mengenai hal baik dan buruk. Akan tetapi, konsep baik dan buruk dalam etika bersumber pada suatu kebudayaan, sedangkan konsep baik dan buruk dalam ilmu akhlak bersumber atau berdasarkan pada konsep wahyu, walaupun akal juga memiliki kontribusi dalam menentukan baik dan buruk tersebut.

Dari segi inilah, maka di dalam etika dikenal dengan adanya etika barat dan etika timur serta etika yang lainnya. Sedangkan, al akhlaq al karimah tidak mengenal adanya konsep regional tersebut, walaupun terdapat perbedaan pendapat yang tidak dapat dihindarkan. Etika juga sering didefinisikan dengan norma-norma kepantasan atau yang sering disebut etiket, yang mana dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah adab ataupun tatakrama.

Sedangkan untuk kata moral lebih sering digunakan juga untuk menggantikan kata akhlak ataupun kata etika. Akan tetapi, lebih pada sikap seseorang terhadap suatu nilai, sehingga moral sering dikaitkan dengan perilaku susila atau kesusilaan. Jika etika itu masih terdapat dalam tataran konsep maka moral terdapat pada tataran terapan. Jika dilihat dari segi akhlak, moral maupun etika seseorang, maka harus kita bedakan antara perbuatan yang bersumber dari karakter kepribadian seseorang tersebut dan perbuatan yang bersifat temperamental.

Temperamen adalah suatu corak reaksi seseorang terhadap berbagai rangsangan yang berasal dari dalam diri sendiri maupun yang berasal dari lingkungannya. Temperamen sangat berkaitan erat dengan kondisi biopsikologi seseorang. Oleh karena itu, sangatlah sulit untuk dapat diubah ataupun berubah. Sementara karakter berhubungan erat dengan penilaian baik dan buruknya tingkah laku seseorang yang didasari oleh bermacam-macam tolok ukur yang dianut suatu masyarakat.

Karakter seseorang dapat terbentuk melalui perjalanan hidupnya, oleh karena itu karakter setiap orang akan selalu bisa berubah.

Demikianlah pembahasan Ayoksinau.com mengenai definisi Akhlak. Semoga dapat menjadi suatu yang bermanfaat bagi Anda. Terimakasih teah berkunjung.