Aliran-Aliran dalam Seni Rupa (Lengkap)

Posted on

Neo klasik

Sebagai reaksi gaya Baroque dan Racoco, muncul wawasan baru tentang estetika. Dalam seni lukis, para seniman berupaya memanggil kembali ide-ide estetik zaman klasik Yunani dan Romawi. Untuk itu pelukis merekonstruksi bentuk-bentuk patung yunanib dan romawi ke dalam lukisannya. Karena peninggalan lukisan tidak banyak, lahirlah pandangan baru dalam mengungkapkan gagasan yang disebut neo klasik. Di dalam karya lukis dipelopori oleh Jacques-Louis David dengan lukisannya yang terkenal indah yaitu The Oath of the Horatii, komposisinya statis dan suasananya mencekam dengan sedikit menampilkan objek. Tokoh lain yang terkenal dari kelompok impresionisme adlah George Seurat, Vicent van Gogh, dan Gauguin.

Romantism

Romantisme lahir juga sebagai reaksi atas kebiasaan seni rupa yang mengutamakan emosi dan imajinasi dari pada logika serta harmonidari nilai-nilai klasik. Hal ini bersamaan dengan lahirnya paham neo klasik. Perbedaannya adalah pada estetika neo klasik cenderum impersonal, sedangkan estetika romantic lebih menonjolkan perasaan sendiri ketika melihat suasana atau kejadian atau potensi bahan yamg digunakan. Tokoh-tokoh pelukis aliran ini yang ternama yaitu, John Constable, Turner dan Theodore Gericault.

Constable lebih tertarik melihat pemandangan pedesaan, turner lebih tertarik dengan sifat warna murni yang mempengaruhi emosi, serta Gericault tertarik dengan kejadian dramatis sehingga melahirkan karya rakit medusa yang terkenal.

Realisme

Di prancis sekitar tahun 1850-1875, ada pendekatan baru dalam melukis. Sebelumnya seniman hanya mengandalkan imajinasi juga perasaannya dalam berkarya, pendekatan baru ini menginginkan pengungkapan kondisi yang nyata dari apa yang dilihat tanpa tambahan idealism senimannya. Pelopor gerakan ini yaitu Honore Doumier dan Gustave Courbet yang terkenal dengan ungkapannya “show me an angle and I’ll paint one”. Hal ini berarti ia ingin melukiskan kondisi sebenarnya dari apa yang dilihatnya, bahwa keindahan yang diberikan oleh alam, adalah mengatasi semua yang dikerjakan oleh seniman, hal ini ditunjukan dengan lukisannya yang berjudul “the stone breaker”.

Impresionisme

Pada pemeran yang diselenggarakan pada tahun 1863 di salon resmi di Prancis, lukisan Realisme oleh para juri dan urator akademis dinggap tidak baik, termasuk lukisannya Edouard Manet yang berjudul the juner sure I herbe. Menurut manet, keindahan lukisan terletak pada warna, gelap terang atau cahaya, pola, brush strokenya pada permukaan kanvas. Kenyataan ini mendapat dukungan dari seniman lainnya.mereka menolak penggambaran cerita, dan suasana realistic. Sebagai gantinya, mereka mencari kesan cahaya yang sebentar menerpa objek dalam waktu dan kondisi yang berlainan. Pandangan ini direalisasikan oleh Cloude Monet Haighstack. Kaum impresionis mengungkapkan efek cahaya terhadap benda.

Post-impresionisme

Paha impresionisme terus berlanjut dan melahirkan paham baru yang dimotori oleh Cezanne. Ia menolak pandangan sebelumnya terutama penggunaan perspektif sejak zaman Renaissance dan penglihatan kaum impresionis yang melukiskan kesan cahaya pada benda. Ia ingin mengembangkan seni rupa dua dimensi dari goresan, serta membuat lapisan-lapisan ruang, bentuk geometris, irama warna, garis serta bentuk dengan hati-hati menyusun hubungan-hubungan bentuk dalam bidang lukisan. Salah satu karyanya berjudul still life with applst. Tokoh lain yang terkenal dari kelompok impresionisme adalah George Seurat, Vincent, van Gogh dan Gauguin.

Exspresionisme

Disebut hal itu karena senimannya menjelajah ke dalam batin, sehingga apa yang diungkapkan adalah bentuk psikologis dari senimannya. Dengan kata lain, Exspresionisme merupakan suatu aliran dalam seni rupa yang melukiskan suasana kesedihan, kekerasan, kebahagiaan, atau keceriaan dalam ungkapan rupa yang emosional dan ekspresi.

Fauvisme

Fauvisme lahir ketika sekelompok pelukis yang dipimpin oleh Matisse mengadakan pameran pada tahun 1901 di Prancis. Karya lukisan yang dipamerkan dianggap sangat revolusioner karena pembaruannya dalam menampilkan konsep estetiknya. Kelompok ini dijuluki Lefauvesme atau the wild beast. Mereka member warna-warna benda sesuai dengan kemauan dan selera mereka dalam menafsirkannya agar mencapai harmoni dan kesatuan. Hal ini tercermin dari karya Matesse dengan judul the red studio dan karya andre: the pool of London. Dalam the red studio matesse menggunakan warna secara murni dan datar, sebagian dari bentuk-bentuknya hanya berupa kontur dengan dominasi warna merah maroon diseluruh bidang.

Kubisme

Kubisme dikembangkan oleh Picasso dan Georges Braque. Kubisme adalah seni rupa yang dihasilkan karena studi terhadap seni-seni purba, konsep-konsep seni tersebut diungkapkan dalam bahasa rupa baru. Kubisme dibedakan menjadi:

  1. Kubisme analitik yang cenderung memecah-mecah objek kemudian menyusun kembali dalam susunan berbeda serta tidak mementingkan warna.
  2. Kubisme Sintetik merupakan lanjutan dari kubisme Analitik tetapi lebih memberikan penekanan kepada unsure-unsur rupa seperti warna dan tekstur.

Futurisme

Di italia pada tahun 1910 muncul reaksi oleh kelompok seniman yang dipimpin oleh Marcel Ducamp terhadap industrialisasi dan perubahan gaya hidup modern yang serba bergerak dan berubah sangat cepat. Konsep estetikanya merupakan berupaya menangkap karakteristik dari kekuatan, kecepatan dan perubahan dalam kehidupan modern.

Seni abstrak

Vassily Kandinsky pelukis kelahiran Rusia mengembangkan seni lukis dengan konsepsi abstraksinya, bahwa seni lukis harus bebas dari arti, representasi naturalistic, dan standar estetik yang bersifat akademis.

Abstrak Ekspresionisme

Aliran ini berkembang di Amerika Serikat setelah perang dunia II. Para eksponennya menolak keterkaitan yang ada dalam seni-seni rupa yang telah ada. Karya mereka menekankan kepada ekspresi spontanitas dari gerk tubuh, dan semua ruang dalam kanvas adalah penting. Tokohnya yang terkenal adalah Jackson dan Wiliam de Koning.

Dadaisme

Pada tahun 1916 di Zurich Jerman, lahir kelompok ekstrim dalam berkesenian. Kelompok tersebut bernama dada yang tidak memiliki arti dan beranggotakan seniman seni rupa dan sastra. Kelompok dada menjungkirbalikan nilai-nilai seni yang telah mapan, karya-karyanya kadang-kadang humor dengan menambahkan sesuatu pada tiruan karya terkenal misalnya, lukisan monalisa yang diberi kumis.

Surealisme

Aliran surealisme dalam seni rupa diantara masa perang dunia I dan II. Berlandaskan kepada teori Sigmund Freund tentang alam bawah sadar, para seniman menggunakannya sebagai sumber gagasan dalam melahirkan image yang unik, yaitu apa yang ada jauh didalam alam pikiran manusia. Para pelukis memanfaatkan bentuk-bentuk nyata menjadi bentuk-bentuk dalam mimpi yang tidak logis. Surrealism sebenarnya akronim dari super-realism, sebab apa yang diungkapkan dalam lukisan merupakan hal-hal di luar kenyataan.

Pop Art

Kata pop art merujuk pada suatu perkembangan gaya seni modern antara 1956 dan 1966 di London Inggris dan berimbas ke New York di Amerika. Di dalam perkembangannya, Pop art mempunyai 3 karakteristik utama yaitu:

  1. Pop art adalah figurative dan realis
  2. Pop art lahir dilingkungan perkotaan dan melihat kepada apa yang ada di lingkungan tersebut.
  3. Seniman pop yang menggunakan bhan-bahan tersebut dengan cara sedemikian rupa, memilih bahan yang belum pernah digunakan sebelumnya untuk menarik perhatian pengamat.

Realisme Baru

Dalam hinggar-bingar perkembangan seni rupa kontemporer terutama seni abstrak. Mereka melakukan eksplorasi terhadap objek-objek industry seperti toko, restoran, mobil, manusia dengan cirri-ciri khusus. Ungkapan bentuk-bentuknya menjadi super-realistik dengan ketrampilan teknik dan kecermatan yang tinggi sehingga mirip hasil fotografi.

Seni Instalasi

Instalasi berasal dari bahasa inggris installation yang artinya memasang, menyatukan dan mengkontruksikan. Seni instalasi memasang, menyatukan, dan mengkontruksi sejumlah benda yang dianggap bisa menuju pada suatu konteks kesadaran makna tertentu. Biasanya makna dalam persoalan-persoalan social-politik, diangkat dalam konsep seni instalasi ini.

Demikianlah artikel tentang Aliran-Aliran dalam Seni Rupa (Lengkap) dari Ayoksinau.com

Baca juga: