Sejarah Terjadinya Perang Dunia I (1914-1918)

Diposting pada

sejarah-perang-dunia-1

Sejarah Perang Dunia I (1914 – 1918)

Perang Dunia pertama terjadi pada 28 Juli 1914 sampai 11 November 1918, Perang ini pada akhirnya diikuti oleh 4 (empat) Negara melawan kurang lebih 45 (empat puluh lima) Negara. Perang terjadi di Eropa, Afrika, Timur Tengah, Cina, Kepulauan Pasifik juga Amerika Selatan.

Perang Dunia Pertama atau dalam bahasa inggris disebut Great War, War of the Nations  dan “War to End All Wars”. Perang ini menjadi simbol pecahnya orde dunia lama, yaitu monarki absolutisme di Eropa. Perang ini juga menjadi pemicu Revolusi Rusia, yang akan menginspirasi revolusi lainnya di negara lainnya seperti Tiongkok dan Kuba, dan akan menjadi basis bagi Perang Dingin antara Uni Soviet dan AS.

Perang Dunia I (PDI) adalah sebuah perang global terpusat di Eropa yang dimulai pada tanggal 28 Juli 1914 sampai 11 November 1918. Perang ini sering disebut Perang Dunia atau Perang Besar sejak terjadi sampai dimulainya Perang Dunia II pada tahun 1939, dan Perang Dunia Pertama atau Perang Dunia I setelah itu. Perang ini melibatkan semua kekuatan besar dunia, yang terbagi menjadi dua aliansi bertentangan, yaitu Sekutu (berdasarkan Entente Tiga yang terdiri dari Britania Raya, Prancis, dan Rusia) dan Blok Sentral (terpusat pada Aliansi Tiga yang terdiri dari Jerman, Austria-Hongaria, dan Italia; namun saat Austria-Hongaria melakukan serangan sementara persekutuan ini bersifat defensif, Italia tidak ikut berperang).

Kedua aliansi ini melakukan reorganisasi (Italia berada di pihak Sekutu) dan memperluas diri saat banyak negara ikut serta dalam perang. Lebih dari 70 juta tentara militer, termasuk 60 juta orang Eropa, dimobilisasi dalam salah satu perang terbesar dalam sejarah.[7][8] Lebih dari 9 juta prajurit gugur, terutama akibat kemajuan teknologi yang meningkatkan tingkat mematikannya suatu senjata tanpa mempertimbangkan perbaikan perlindungan atau mobilitas. Perang Dunia I adalah konflik paling mematikan keenam dalam sejarah dunia, sehingga membuka jalan untuk berbagai perubahan politik seperti revolusi di beberapa negara yang terlibat.

Penyebab jangka panjang perang ini mencakup kebijakan luar negeri imperialis kekuatan besar Eropa, termasuk Kekaisaran Jerman, Kekaisaran Austria-Hongaria, Kesultanan Utsmaniyah, Kekaisaran Rusia, Imperium Britania, Republik Prancis, dan Italia. Pembunuhan tanggal 28 Juni 1914 terhadap Adipati Agung Franz Ferdinand dari Austria, pewaris takhta Austria-Hongaria, oleh seorang nasionalis Yugoslavia di Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina adalah pencetus perang ini. Pembunuhan tersebut berujung pada ultimatum Habsburg terhadap Kerajaan Serbia.[10][11] Sejumlah aliansi yang dibentuk selama beberapa dasawarsa sebelumnya terguncang, sehingga dalam hitungan minggu semua kekuatan besar terlibat dalam perang; melalui koloni mereka, konflik ini segera menyebar ke seluruh dunia.

Pada tanggal 28 Juli, konflik ini dibuka dengan invasi ke Serbia oleh Austria-Hongaria,[12][13] diikuti invasi Jerman ke Belgia, Luksemburg, dan Prancis; dan serangan Rusia ke Jerman. Setelah pawai Jerman di Paris tersendat, Front Barat melakukan pertempuran atrisi statis dengan jalur parit yang mengubah sedikit suasana sampai tahun 1917. Di Timur, angkatan darat Rusia berhasil mengalahkan pasukan Kesultanan Utsmaniyah, namun dipaksa mundur dari Prusia Timur dan Polandia oleh angkatan darat Jerman. Front lainnya dibuka setelah Kesultanan Utsmaniyah ikut serta dalam perang tahun 1914, Italia dan Bulgaria tahun 1915, dan Rumania tahun 1916. Kekaisaran Rusia runtuh bulan Maret 1917, dan Rusia menarik diri dari perang setelah Revolusi Oktober pada akhir tahun itu.

Setelah serangan Jerman di sepanjang front barat tahun 1918, Sekutu memaksa pasukan Jerman mundur dalam serangkaian serangan yang sukses dan pasukan Amerika Serikat mulai memasuki parit. Jerman, yang bermasalah dengan revolusi pada saat itu, setuju melakukan gencatan senjata pada tanggal 11 November 1918 yang kelak dikenal sebagai Hari Gencatan Senjata. Perang ini berakhir dengan kemenangan di pihak Sekutu.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Ingin Mengenal Sosok Soekarno Secara Lebih Dekat? Inilah Biografi Soekarno


Sebab terjadinya perang

Perang dunia 1 pada tahun 1914 sampai tahun 1918 sebernanya hanya terjadi di eropa. Faktor-faktor penyebab pecahnya perang dunia 1 dapat dibedakan menjadi dua,yaitu sebab umum dan sebab khusus.Sebab umum adalah sebab-sebab yang sudah lama ada,tetapi belum menyebabkan pecahnya perang.Sebab khusus yaitu peristiwa yang menyebabkan pecahnya perang secara langsung.

  • Sebab-sebab umum

Sebab umum terjadinya perang dunia 1 dapat dikelompokan menjadi tiga yaitu terjadinya pertentangan antara beberapa negara di eropa,terbentuknya aliansi2,dan terjadinya perlombaan senjata.

a. Terjadinya pertentangan antarnegara di eropa.
Yang menyebabkan terjadinya permusuhan tersebut adalah terjadinya persaingan,baik dalam bidang politik,ekonomi,maupun dalam memperebutkan wilayah jajahan.

Adapun pertentanganantar negara eropa tersebut,antara lain sebagai berikut:

  1. pertentangan antara jerman dan inggris.
    prtentangan antara dua negara ini terjadi karena adanya persaingan dalm tiga hal,yaitu sebagai berikut:
    a) Bidang industri
    b) Perebutan daerah jajahan
    c) Armada angkatan laut
  2. Pertentangan antara jerman dan perancis
    Negara jerman pernah tepecah menjadi negara-negara kecil . pemecahan jerman it dilakukan dalam kongres wina tahun 1815.jerman berusaha mempersatukan kembali negaranya dan it bersahil.Dalam perang perang tersebut jerman berhasil mengalahkan perancis.Tindakan tersebut dianggap sebagai penghinaan oleh perancis.Oleh,karena itu timbulah rasa dendam dan ingin membalas dendam pada diri rakyat perancis.
  3. pertentangan antara jerman dan turki melawan rusia.
    Jerman dan rusia berebut pengaruh di timur tengah.Sejak abad ke 18,Rusia menjalankan politik air hangat,yaitu upaya mencari pelabuhan yang tidak membekudi musim dingin.
  4. Pertentangan Rusia Melawan Austria-Hongaria
    Baik Rusia maupun Austria-Hongaria berusaha menanamkan pengaruhnya disemenanjung Balkan. Dalam menjalankan politik Air Hangatnya, Rusia membantu gerakan Serbia Raya. Tindakan Rusia ini maengakibatkan ketegangan di kawasan tersebut,dan sekaligus memicu pecahnya Perang Dunia 1.
  5. Pertentangan antara Austria Melawan Italia
    Italia menganggap beberapa daerahnya,yaitu Tirol selatan,Dalmatia,dan Istia yang dikuasai Austria merupakan ”Italia Irredenta”, yaitu daerah yang dikuasai musuh dan harus di bebaskan untuk menjadi milik Italia.

b. Adanya Politik Aliansi(Persekutuan)
Adanya persaingan antarnegara Eropa menimbulkan kekhawatiran dari tiap negara tersebut,yaitu khawatir akan adanya serangan dari negara yang  menjadi saingannya.Negara-negara Eropa membentuk

Aliansi/persekutuan.Adapun persekutuan itu adalah sebagai berikut:

  • triple Aliantie atau Drie Bund yang dibentuk tahun 1882, beranggotakan negara Jerman,Austri-Honggaria, dan Italia.
  • Triple Entanate yang dibentuk tahun 1907, beranggotakan negara Prancis, Rusia, dan Inggris.

c. Terjadinya Perlombaan Senjata
Kedua persekutuan yang terbentuk di Eropa saling mencuriagai. Masing-masing merasa khawatir jika suatu sat lawan akan menyerang mereka. Untuk menghadapi kemungkinan itu masing-masing persekutuan mempersenjatai diri. Akibatnya, terjadilah perlombaan dalam pembuatan senjata. Situsi di Eropa membuuat keadaan semakin memnas.


  • Sebab Khusus

Peristiwa yang memnjadi sebab khusus pecahnya perang Dunia 1 adalah terbunuhnya pytra mahkota Ausyria-Hongaria yang bernama Frans Ferdinand beserta istrinya di Sarajevo, ibu kota Bosnia pada tanggal 28 Juni1914. Pembunuhnya ternyata adalah Gavrilo Princip, seorang anggota tentara rahasia ”Tangan Hitam” dari Serbia yang memiliki cita-cita melepaskan Balkan dari cengkraman Austria-honggaria.

Austia-Hongaria mmmmmenjadikan peristiwa itu sebagai alasan untuk memberikan ultimatum pada Serbia yang selalu menentang kehadiran Austria-Hongaria di Balkan. Menurut Serbia untuk menyerahka pelaku pembunuhan dalam waktu 2 X 24jam,Austria-Hongaria juga memonta Serbia untuk menghentikan propoganda anti Austria di Serbia. Sikap keras Austria mendapat dukungan dari Jerman. Serbia menolak ultimatum Austria-Hongaria karena mendapat perlindungan dari Rusia. Akibatnya,sebulan kemudian pada tanggal 28 juli 1914, Austria menyatakan perang pada Serbia.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Sejarah Negara Malaysia Yang Belum Banyak Diketahui | Ayok Sinau


Jalannya Peperangan

Seminggu setelah pernyataan perang oleh Austria-Hongaria, negara-negara Eropa terlibat dalam peperngan. Negara-negara yang terlibat dalam perang dunia 1 terbagi menjadi dua blok, yaitu sebagai berikut.

  1. Blok Sentral yang anggotanya terdiri dari Jerman dan Austria-Hongaria, Turki dan Bulgaria. Jerman dan Austria-Hongaria merupakan Anggota inti Turki dan Bulgaria bergabung di dalamnya karena kebenciannya terhadap Rusia, Italia yang semula tergabung dalam Triple Aliantie berbalik dan memihak kepada Sekutu, karena wilayah yang dianggap Italia Irredenta- nya tetap dikuasai Austria-Hongaria.
  2. Blok sekutu dengan anggota intoinya adalah Triple Entante, yitu Inggris, Prancis, dan Rusia. Kemudian negara-negara lain ikut bergabung dengan sekutu, antara lain:
    a. Serbia bergabung dengan sekutu karena bermusuhan dengan Austria-Hongaria;
    b. Jepang karena ingin merebut jajahan Jerman di Pasifik;
    c. Amerika Serikat karenaJerman melakukan Perang Kapal Selam tak Terbatas. Kapal-kapal Amerika Seriakat, antar lain kapal Lusitania dan kpal Susex di torpedokapal selam Jerman hingga tenggelaam.

Peperangan di front barat

Pada bulan Agustius 1914 , Jerman menyerbu Prancis, Belgia dan Luxembrug agar memudahkan tiba di garis pertahanan Prancis. Dalam dua minggu, pertahanan Sekutu di Luik dan Namur Jebol. Karena ketahanan di tepi sumgai Marne, tentara Jerman membelok keselatan langsung menujukota Paris.

Prancis mendapat n\bantuan dari tentara Inggris. Dengan adanya bantuan tersebut, Jerman yang di pimpin Jendral Ludendrof tertahan dan menderita kekalahandi Verdum. Sejak itu, tentara Jerman dan sekutu masing-masing bertahan di paritnya dan akhirnya terjadi perang parit. Perang ini berlangsung sampai tahun 1918.


Peperangan di front timur

Pada peperangan tahun 1914, Jerman melancarkan serangan ke arah timur untuk menduduki Rusia. Jendral Hindenburg dari Jerman berhasil memakasa Rusia menandatangani Perjanjian Brest Litowks(1918).


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Tujuan dan Isi Trikora (Tri Komando Rakyat)


Pihak Yang Berperang

Pihak yang berperang dalam PD I adalah pihak sentral atau disebut Blok Jerman yang terdiri dari empat negara yaitu, Jerman, Austria, Turki dan Bulgaria, sedangkan lawannya adalah Blok Sekutu atau disebut Blok Perancis.
Blok Perancis terdiri dari 23 negara yaitu antara lain Perancis, Inggrism Rusia, Serbia, Belgia dan Rumania. Italia masuk ke blok Perancis tahun 1915 setelah mengumumkan perang terhadap Austria, karena ingin mendapatkan daerah Tirol selatan, Istria dan Delmatia milik Austria. Amerika Serikat juga ikut Blok Perancis tahun 1917, karena Jerman menenggelamkan kapal Lusitania milik Amerika Serikat.

Pada awalnya di berbagai Front Jerman dapat mengalahkan lawan-lawannya yaitu sekutu, tetapi karena adanya blokade dari sekutu maka kehidupan di Jerman sangat sulit menyebabkan timbulnya pemberontak di dalam negeri Jerman yang dilakukan oleh kaum separatis (komunis) untuk menggulingkan pemerintah Jerman.
Hal ini menyebabkan Jerman harus mengakhiri perangnya dengan meletakkan senjata pada tanggal 11- November 1918 di Compugne (sebelah utara Paris),

Perang Dunia I berakhir dengan kekalahan Jerman dilanjutkan dengan perjanjian perdamaian antara negara yang kalah perang terhadap negara-negara sekutu yaitu seperti Perjanjian Versailles antara Jerman dengan negara sekutu pada tanggal 28 Juni 1919 dimana dalam perjanjian tersebut Jerman harus menanggung semua beban biaya perang.
Pemeran perjanjian Versailles adalah apa yang disebut sebagai the big four yang terdiri dari Wilson (USA) Lioyd George (Inggris), Orlanda (Italia) dan Clemenceai (Perancis).

Walaupun perjanjian peradamaian telah dilaksanakan sebagai akhir dari perang dunia ini tetapi dampak dari perang tersebut sangat dirasakan oleh negara-negara di seluruh dunia khususnya negara Eropa dan Amerika.


Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Sejarah dan Perjuangan Pangeran Diponegoro


Dampak Terjadinya Perang Dunia I

Bidang Politik

Dampak/akibat yang ditimbulkan adalah adanya perubahan teritorial dan munculnya paham-paham baru.
Perubahan teritorial terjadi karena tenggelamnya empat negara besar seperti Jerman, Turki, Rusia dan Austria, dan munculnya negara-negara baru seperti Polandia, Hongaria, Cekoslowakia, Yugoslavia dsb, serta adanya perubahan penguasaan terhadap daerah jajahan yang disebabkan semua jajahan Jerman diambil alih oleh Inggris, Perancis Jepang dan Australia.

Paham-paham politik baru yang muncul akibat PD I adalah Diktatorisme karena demokrasi dianggap tidak mampu menyelesaikan kekacauan politik maupun ekonomi.  Diktatorisme yang muncul adalah Nazi di Jerman Fascisme di Italia, Nasionalisme di di Turki dan Diktatorisme Proktariat di Rusia.

  • Empat kekaisaran besar di Eropa berubah menjadi negara-negara republik yaitu jerman,austria-hongaria, rusia dan jerman.
  • Munculnya negara-negara baru, seperti Polandia, Finlandia, Hongaria Cekoslovakia, Yugoslavia, dan Rumania.
  • Berdirinya Liga Bangsa-Bangsa (LBB) yang diprakarsai Presiden Amerika Serikat Woodrow Wilson.

Bidang Ekonomi

Akibat PD I yang ditimbulkan adalah adanya egoisme ekonomi yang merajalela melalui penetapan perjanjian oleh negara-negara yang menang perang terhadap negara yang kalah dan sebagai reaksinya. timbullah paham-paham politik ekonomi seperti komunisme di Rusia, Fascisme di Italia, Nazi di Jerman.

Dampak dari adanya kekacauan ekonomi dan nasinalisme seperti yang dilakukan oleh negara-negara tersebut diatas, menyebabkan timbulnya bea masuk yang tinggi sehingga menghentikan perdagangan internasional. Hal tersebut berakibat terjadinya Over Produksi di beberapa negara seperti USA dan Canada, yang akhirnya terjadi Malaise atau krisis ekonomi tahun 1923 dan 1929.

Bidang Sosial

Akibat yang ditimbulkan PD I adalah kesengsaraan dan kemiskinan karena kehancuran perang dan munculnya gerakan emansipasi wanita dimana selama perang berlangsung wanita perannya sama dengan laki-laki yang banyak dibutuhkan digaris depan. Pengalaman wanita-wanita ini memperkokoh perasaan sama antara wanita dan pria.

  • Ribuan orang tewas, luka-luka, dan hilang.
  • Posisi kaum buruh mehingkat dan gerakan emansipasi wanita semakin bertambah kuat.

Bidang Kerohanian

Kesengsaraan yang ditimbulkan oleh peperangan menumbuhkan keinginan untuk melenyapkan peperangan dan menciptakan perdamaian yang kekal bagi ummat manusia. untuk itu munculnya gerakan perdamaian yang berkembang antara tahun 1920-`931 yang di sebut dengan LBB (Liga Bangsa-Bangsa).