Pengertian Metabolisme

Diposting pada

Pengertian Metabolisme

Metabolisme ialah suatu proses dalam tubuh yang mana pada proses ini zat gizi diubah untuk menjadi energi. Energi yang dihasilkan dari proses ini selanjutnya akan dfungsikan untuk segala macam kegiatan seperti berpikir, bernapas dan juga berbicara. Oleh sebab itu, suatu makhluk hidup yang mempunyai metabolisme tubuh kurang baik akan kesulitan melakukan aktivitasnya.

Pengertian Metabolisme

Metabolisme juga sering disamakan dengan makna proses mencerna padahal keduanya mempunyai beda yang mencolok yang belum banyak diketahui. Proses mencerna ialah proses yang ada di dalam tubuh dengan ciri mengolah dan juga memecah makanan yang masuk menjadi zat gizi. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa terjadi proses mencerna dahulu sebelum metabolisme itu terjadi.

Proses mencerna dimulai saat makanan masuk ke dalam mulut lalu akan dipecah dengan bantuan enzim yang ada pada dalam mulut. selanjutnya makanan yang telah berubah bentuk / telah dilumatkan akan diambil zat gizinya lalu akan diubah menjadi energi yang diperlukan. sebaliknya pada metabolisme, zat gizi seperti karbohidrat akan menjadi energi guna melakukan kegiatan sehari-hari.

Proses Metabolisme

Metabolisme Karbohidrat

 karbohidrat ialah suatu sumber energi bagi tubuh yang tersusun dari tiga unsur yaitu karbon dan  juga hidrogen serta oksigen. Karbohidrat merupakan suatu zat gizi yang amat sangat diperlukan oleh tubuh dan juga terdapat di dalam berbagai bahan pangan. Karbohidrat ada pada beras, gandum, jagung dan juga bahan pangan lain yang sejenis.

fungsi dari karbohidrat ialah sebagai berikut:

  1. Sumber energi

Karbohidrat tersusun dari penyusun utama glukosa dan ialah sumber energi utama bagi tubuh khususnya bagi otak dan juga mata. Pada 1 gram glukosa akan terdapat kalori dengan jumlah 4,1 sehingga pengaruh terhadap kekuatan tubuh sangatlah besar. Maka dari itulah, tak heran apabila banyak dikatakan seseorang yang kekurangan karbohidrat akan kurang tenaga.

  1. Pembentuk senyawa yang lain

Karbohidrat ialah penyusun senyawa yang lain seperti asam lemak.

  1. Penyusun gen

Tak banyak yang mengetahui bahwa karbohidrat ialah salah satu penyusun gen yang berada di dalam inti sel. Gen ialah suatu sel yang berguna sebagai pewaris sifat dari induk kepada anak mereka sehingga perannya sangatlah penting. Gen ialah suatu sel yang tersusun dari dua karbohidrat dengan jumlah C sebanyak 5 yaitu RNA dan juga DNA.

Proses metabolisme karbohidrat yaitu ialah suatu proses kimiawi yang terjadi di dalam tubuh dengan maksud mengolah karbohidrat yang telah masuk. Pada karbohidrat , bentuk yang paling penting / paling utama yaitu ialah glukosa, gula sederhana / disebut monosakarida. Lalu pada susunan gula yang tak sederhana / disebut lebih kompleks disebut dengan polisakarida.

Zat ini selanjutnya akan mengalami suatu proses hidrolisis pada saat terjadi proses mencerna / proses pencernaan makanan di dalam tubuh. Hidrolisis yaitu ialah suatu proses penguraian polisakarida akan menjadi monosakarida dengan bantuan / menggunakan molekul air atau H2O. Penguraian karbohidrat di mulut ini, akan dibantu pula oleh enzim ptialin yang menghidrolisis pati.

Metabolisme Protein

Protein ialah protos yang berasal dari bahasa Yunani yang apabila diartikan yaitu polimer / senyawa kompleks dari monomer asam amino. Metabolisme protein adalah suatu proses deskripsi dan juga fisik serta proses kimia yang akan menyebabkan pembuatan sebuah sintesis pembentukan asam amino menjadi protein. Asam amino yang menyusun protein mengandung unsur Nitrogen ataupun N.

Sintesis asam amino sangatlah diperlukan oleh tubuh sebab senyawa ini berguna sebagai pembentuk senyawa penting  yang lain seperti histamin. tidak hanya itu saja, senyawa penting lain yang dibentuk adalah neurotranmitter dan juga nukleotida serta asam amino bisa berkonversi menjadi lemak. Lemak ini selanjutnya akan dikonversi menjadi sumber energi yang diperlukan tubuh.

Organ hati ialah pusat yang berfungsi untuk memecah protein dan juga mendistribusikan asam amino ke seluruh tubuh pada saat metabolisme protein berlangsung. tidak hanya itu saja, organ hati pun bertugas sebagai pembuang kotoran / limbah dari sisa metabolisme yang terjadi.

Metabolisme Lemak

Lemak ialah suatu nutrien yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah banyak, dengan kata lain disebut juga dengan makronutrien. Lemak tersusun dari gliserol dan juga asam lemak, gliserol termasuk juga ke dalam jenis hidroksil dengan molekul organik di dalamnya. asam lemak pun termasuk jenis hidroksil dan juga ia mempunyai rantai karbon yang menempel cukup panjang.

Lemak mempunyai ciri yaitu tak dapat larut dalam air, tetapi ia bisa larut jika pelarutnya adalah pelarut organik seperti benzena. Lemak umunya dipakai / dimanfaatkan keberadaannya oleh organisme seluler dan mempunyai hubungan dengan asam lemak yang lain. Lemak ialah salah satu sumber energi yang lain selain karbohidrat dan juga sering disebut trigiserida.

Metabolisme lemak ialah suatu proses kimiawi yang di dalamnya ada proses katabolik dan juga proses anabolik dengan hasil energi. Di proses anabolik akan menghasilkan zat yaitu ialah trigliserida, badan keton dan juga hormon serta second messenger. Metabolisme lemak pun disebut dengan suatu proses yang kompleks dan juga terjadi dengan berbagai reaksi serta jalur tersendiri.

Fungsi Metabolisme

Seperti yang dijelaskan di paragraf sebelumnya bahwa metabolisme harus tetap berlangsung agar hidup makhluk hidup dapat terus bertahan. sebab perannya yang sangat penting, fungsi dari metabolisme diantaranya, yaitu ialah:

  • Penghasil energi

Metabolisme ialah proses yang menghasilkan energi bagi tubuh sebab pada akhir dari 3 prosesnya ialah energi. Energi ini didapat dari perubahan suatu zat yang ada di makanan lalu diolah dengan bantuan air dan juga enzim. Energi yang dihasilkan selanjutnya akan digunakan oleh otot untuk menjalankan beragam aktivitas diantaranya ialah berpikir, berbicara dan juga berlari.

  • Pengganti sel atau jaringan yang rusak

pada proses metabolisme salah satunya yaitu metabolisme protein yang mana protein ialah suatu polimer dari monomer asam amino. Polimer ini yaitu protein mempunyai beraneka ragam fungsi salah satunya ialah sebagai pembentuk struktur sel / pengganti sel yang rusak. Bisa diartikan bahwa dengan metabolisme yang baik pastinya mempunyai sel yang baik tanpa kerusakan.

  • Respirasi jaringan pada tubuh
  • Pertumbuhan jaringan tubuh
  • Penyusun unit pembangun sel

Macam-Macam Metabolisme

Energi yang dihasilkan tentuh harus melalui berbagai proses yang panjang dan juga proses metabolisme terbagi menjadi dua bagian yaitu katabolisme dan juga anabolisme. Pengertian dari katabolisme adalah suatu proses pemecahan / penguraian senyawa dari kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana. Proses penguraian yang dilakukan ketika katabolisme dibantu oleh enzim yang ada di tubuh.

selanjutnya makna dari anabolisme ialah suatu proses pembentukan / penyusunan senyawa yang sederhana menjadi senyawa kompleks / makromolekul.dua proses metabolisme yaitu ialah anabolisme dan juga katabolisme mempunyai makna yang berkebalikan satu sama lain. Perbedaan yang utama yaitu anabolisme membutuhkan energi bebas untuk berproses.

Katabolisme

Katabolisme mempunyai dua fungsi, yang pertama ialah sebagai penyedia bahan baku suatu proses sintesis yang dilakukan molekul lain. kegunaan dari katabolisme yang kedua yaitu ialah sebagai penyedia energi yang diperlukan pada saat aktivitas sel berlangsung. Reaksi yang terjadi saat proses katabolisme yaitu ialah reaksi oksidasi yang menggunakan energi bebas dan juga tentunya bantuan enzim.

Di proses katabolisme terjadi empat tahap yaitu ialah tahap glikolisis, dekarbosilasi oksidatif, siklus asam sitrat dan juga transpor elektron. Tahap glikolisis berlangsung pada sitoplasma dengan substrat glukosa dan juga akan memperoleh hasil 2 ATP, 2 asam piruvat dan 2 NADH. Subsrat ialah sebuah molekul yang selanjutnya akan menjadi sasaran dari enzim yang bekerja.

Proses glikolisis bisa diartikan sebagai suatu proses yang mengubah glukosa menjadi molekul piruvat yang selanjutnya menghasilkan NADH dan  juga ATP. ATP berperan sebagai penyimpan energi sebaliknya NADH bagian dari proses transpor elektron dan juga akan menghasilkan ATP

Lalu tahap yang kedua adalah dekarboksilasi oksidatif berlangsung di mitokondria dengan subsrat asam piruvat dan juga hasil asetil CO-A. Tempat terjadi proses ini yaitu inter membran mitokondria dan juga  proses ini kerap disingkat dengan DO. Dekarboksilasi oksidatif ialah suatu reaksi pengubahan asam piruvat menjadi senyawa baru yaitu senyawa Asetil CO-A.

Proses yang ketiga adalah siklus asam sitrat yang prosesnya bertempat di matriks mitokondria dengan subsrat NADH2 ditambah ATP. Di proses ini dihasilkan ATP sebanyak 2, 6 NADH dan juga 2 FADH2 serta dihasilkannya 4 CO2. Tahap ini juga disebut dengan siklus krebs yang mana penemunya ialah Hans Krebs dan berfungsi untuk menghasilkan elektron berjumlah besar.

selanjutnya proses tahap yang terakhir yaitu ialah transpor elektron, tahap ini juga disebut dengan panen energi hasil dari NADH dan juga FADH2. Di tahap ini (transpor elektron) menjadi tahap yang dapat menghasilkan ATP paling banyak dan juga disebut dengan tingkat respirasi. Transpor elektron pun dikenal dengan sebutan transfer elektron yang mana akhirnya akan membentuk suatu senyawa air yaitu H2O.

Anabolisme

Seperti yang telah dibahas di atas bahwa anabolisme ialah suatu proses pembentukan yang berkebalikan dengan proses katabolisme. Di  proses ini memerlukan suatu energi yang bisa berupa energi kimia dan bisa pula berupa energi cahaya. Energi ini nantinya akan dibutuhkan untuk mengikat berbagai senyawa yang sederhana agar bisa membentuk suatu senyawa yang kompleks.

Anabolisme mempunyai tiga tahap, yaitu ialah:

  1. Produksi monosakarida, asam amino dan nukleotida

Monosakarida ialah kata yang berasal dari Yunani yang mempunyai arti gula sehingga diartikan sebagai senyawa karbohidrat yang sederhana. Contoh dari monosakarida yaitu ialah glukosa yang mempunyai rasa manis, sedangkan asam amino ialah monomer dari protein. Pengertian dari nukleotida yaitu ialah suatu molekul dari gugus gula dan juga basa penyusunnya purin dan pirmidin.

  1. ATP difungsikan sebagai energi dalam mengubah asam amino, monosakarida dan juga nukleotida menjadi bentuk reaktif
  2. Asam amino, monosakarida dan juga nukleotida reaktif diubah menjadi molekul kompleks

Molekul kompleks dari asam amino ialah protein, monosakarida ialah polisakarida dan nukleotida ialah asam nukleat serta lipid.

demikianlah artikel dari ayoksinau.com mengenai Metabolisme : Pengertian, Proses, Fungsi, Contoh, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.