Letak Astronomis

Diposting pada

Table of Contents

Letak Astronomis

Selain letak geografis ada pula terdapat letak astronomis yang dapat menunjukkan letak suatu tempat yang cukup akurat. Saat ini masih ada banyak orang yang belum memahami dan juga mengerti tentang letak astronomis ini. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, saya membuat artikel yang mana akan saya jelaskan lebih dalam tentang letak astronomis. Letak astronomis tak akan terlepas dari dua garis maya yang dibuat oleh manusia di bola bumi yaitu diantaranya  garis lintang dan juga garis bujur. Secara harfiah semua tempat di lapisan atmosfer bumi mempunyai letak astronomisnya masing – masing.

Letak Astronomis

Untuk mengetahui  lebih lanjut apa itu letak astronomis maka teman – teman harus  tahu tentang garis lintang dan juga garis bujur terlebih dahulu. Garis bujur atau juga biasa kita sebut sebagai garis meridian adalah garis yang menghubungkan tegak lurus antara dua kutub bumi yaitu kutub utara dan juga kutub selatan. Posisinya tegak lurus pada garis lintang yang nanti akan saya jelaskan lebih lanjut mengenai hal tersebut. Pengukuran garis bujur ini memakai satuan derajat dan juga  dapat ditarik dari mana saja tetapi guna menghindari garis yang terlalu rapat maka disetujui untuk menarik garis setiap 15 derajat.

Pembagian letak astronomis

Garis lainnya yaitu garis lintang. Garis lintang seperti namanya melintang dan juga ia adalah garis parallel pada bumi dengan garis khatulistiwa atau pun ekuator. Di dalam garis lintang pun bisa dibedakan kembali menjadi dua, yaitu garis lintang selatan (LS) yang berada di bagian selatan garis ekuator. Dan juga garis lintang utara (LU) yang berada di bagian utara pada garis ekuator. Seperti halnya dengan garis bujur, garis khatulistiwa pun juga dihitung dengan satuan derajat. Garis lintang paling rendah (0 derajat) berada di titik khatulistiwa atau ekuator. Sedangkan garis lintang tertinggi (90 derajat) berada pad dalam kutub utara.

Berdasarkan letak astronomis Indonesia, Indonesia ada pada  garis lintang 6° LU – 11° LS. Sedangkan garis bujurnya ialah 95° BT – 141° BT. Karena letak astronomis Indonesia sendiri yang  sedemikian rupa maka Negara  Indonesia pun termasuk dalam kawasan yang beriklim tropis. Dimana iklim tropis berada diantara 23,5° LU hingga 23,5° LS. Hal ini juga lah yang berpengaruh pada cuaca dan juga iklim. Suhu udara  di Negara Indonesia relatif panas dengan tingkat curah hujan yang juga  begitu tinggi. karena iklim tropis ini membuat Indonesia kaya akan jenis tumbuhan dan juga hewan karena tempatnya yang nyaman dan juga  ideal guna mereka agar tumbuh nanti. Letak astronomis ini pun dapat mempengaruhi perbedaan waktu tiap kasawan. Di Indonesia sendiri ada tiga pembagian waktu yaitu diantara nya  Indonesia bagian timur (WIT), waktu Indonesia bagian tengah (WITA), serta waktu indonesia bagian barat (WIB).

Letak Geografis

Letak geografis adalah letak dari suatu daerah yang dilihat dari lokasinya daripada dengan letak daerah lainnya di permukaan bola bumi. Letak geografis ini pun dapat ditentukan oleh letak astronomis, fisiologis serta geologis. Sebagai contoh nya, letak geografis Indonesia ada di antara dua benua, yaitu benua asia dan juga benua Australia dan juga ada diantara dua samudera  yaitu diantaranya adalah samudera hindia dan juga samudera pasifik. Dengan letak geografis yang dipunyai oleh Indonesia ini membuat Indonesia ada di dalam garis silang. Dimana sangat menguntungkan dari segi perekonomian serta iklim di Indonesia.

Letak geografis Indonesia yang ada di antara  dua benua di dunia dan juga dua samudera membuat Indonesia menjadi salah satu daerah lalu lintas baik laut atau pun udara. Dari segi perekonomian pun juga sangat menguntungkan sebab menjadi pusat perdangan internasional terutama pada Negara -negara yang berkembang disekitarnya contohnya seperti Negara india, Malaysia, china, Australia bahkan Negara jepang.

Pengaruh letak geografis

Selain berpengaruh pada perekonomian, letak geografis  pun juga berpengaruh pada bidang yang lainnya yaitu iklim dan juga budaya. Letaknya sebagai persimpangan banyak negara mengakibatkan banyak kebudayaan yang baru masuk ke negara Indonesia. oleh karena itu, tak heran bila Indonesia mempunyai banyak jenis akulturasi pada budaya nya.

Pada sisi iklim, Indonesia pun  juga mendapat kan dampak nya. Sebab pembagian musim pada bulan oktober sampai bulan april angin bertiup dari wilayah asia ke wilayah Australia melewati samudera pasifik serta membawa banyak uap air sehingga Indonesia pada bulan itu terkena musim hujan. Sebaliknya, jika pada bulan april sampai oktober angin berhembus dari wilayah Australia menuju wilayah asia yang membawa uap kering sehingga Negara Indonesia masuk ke dalam musim kemarau.

Dampak dari adanya fenomena iklim itu membuat Indonesia menjadi negara agraris dimana pertaniannya yang sangat subur terutama untuk jenis tanaman yang dapat ditanam sepanjang tahun. Bahan makanan yang dihasilkan oleh Indonesia antara lain contohnya saja seperti padi, jagung, sayuran, buah, gula, tembakau, cengkeh, tebu, kopi, teh dan juga masih banyak lagi yang lainnya. tentu saja ini sangat menguntungkan bagi Indonesia sebab dapat menjadi komoditas perdagangan internasional yang  sangat baik.

Demikianlah artikel dari ayoksinau.com mengenai Letak Astronomis, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.