Lapisan Ozon

Diposting pada

Pengertian lapisan ozon

Ozon sendiri ialah suatu gas yang ada di atmosfer secara alami, atau ada pada atmosfer dengan sendirinya. Sehingga lapisan ozon ini dapat diartikan lapisan yang mengandung banyak gas ozon. Ozon ini ialah suatu gas yang mengandung unsur- unsur kimia. Unsur- unsur kimia yang ada di dalam lapisan ozon ini terdiri dari 3 macam atom oksigen atau O?. Karena mempunyai kandungan O? pada jumlah banyak inilah lapisan ini diberi nama lapisan ozon. Atom oksigen ini memiliki warna biru dan berbau kuat.

Lapisan Ozon


Letak Lapisan Ozon

Dimana kita dapat menjumpai gas ozon dalam jumlah banyak ataupun lapisan ozon ini? Sebelumnya telah dikatakan bahwasannya ozon ini berada pada lapisan atmosfer Bumi, sehingga kita bisa menemukan lapisan ozon ini di lapisan atmosfer. Gas- gas ozon di atmosfer Bumi ada pada dua lapisan, yakni ialah di lapisan troposfer dan di lapisan stratosfer.


Pada lapisan troposfer, gas- gas ozon hanya ada di dalam prosentase kecil, yakni ialah hanya 10%. Sedangkan 90% lainnya ada di lapisan stratosfer. Lapisan tropisfer sendiri berada di sekitar 10 hingga 16 km dari permukaan Bumi, sementara lapisan stratosfer berada pada sekitar 50 km dari puncak lapisan troposfer.


Sehingga bisa kita bayangkan lapisan ozon ini berada jauh bebas di atas sana. Oleh sebab itu keberadaannya di lapisan atmosfer Bumi, maka lapisan ozon ini memiliki peranan yang sangat penting untuk menjaga Bumi dari hal- hal yang tak diinginkan, termasuk dari radiasi sinar matahari.


Fungsi Lapisan Ozon

Keberadaan pada lapisan ozon bukan hanya sebagai penghias atmosfer Bumi semata, tetapi keberadaan lapisan ozon ini tentulah membawa manfaat tertentu bagi Bumi. Keberadaan lapisan ozon ini yang ada di atmosfer ini memiliki fungsi untuk melindungi Bumi dari berbagai gangguan yang berasal dari luar angkasa. Fungsi lapisan ozon yang berada pada luar angkasa yang  paling populer di masyarakat ialah melindungi permukaan Bumi dari radiasi sinar ultraviolet dari matahari yang dapat menyebabkan kanker. Sinar ultraviolet ataupun yang biasa disebut dengan UVB berasal dari matahari.

Lapisan ozon bisa menyerap porsi sinar ultraviolet tersebut agar tak berlebihan mencapai permukaan Bumi. Terlalu banyak sinar ultraviolet yang mencapai permukaan Bumi akan sangat membahayakan. Sinar ultraviolet seringkali dihubung- hubungkan dengan berbagai efek berbahaya, tak hanya kanker kulit saja, tetapi juga katarak, kerusakan pada tanaman- tanaman dan juga bahan- bahan tertentu, dan berbagai bentuk kehidupan laut .

Sedangkan kalau lapisan ozon berada di dekat permukaan Bumi, maka akan berubah menjadi sifat racun yang bisa merusak paru- paru manusia yang menghirupnya. Agar lebih jelas dan juga terperinci, berikut ini ialah fungsi dari lapisan ozon:

Mengatur pada porsi sinar ultraviolet yang masuk pada permukaan Bumi

Sinar ultraviolet yang memiliki panjang gelombang 280 hingga 315 mm ini sebagian besar diserap oleh lapisan ozon, sehingga pada sinar ultraviolet yang sampai pada permukaan Bumi jumlahnya sangat sedikit. karena porsinya yang hanya sedikit inilah sinar ultraviolet tidak terlelu membawa efek buruk yang signifikan terhadap makhluk yang hidup di Bumi.

Melindungi Bumi dari sinar ultraviolet

Selain untuk mengatur jumlah maupun porsi sinar ultraviolet yang sampai pada permukaan Bumi, lapisan ozon juga sedikit banyak membantu menghalang- halangi sinar matahari agar tidak sampai mengenai permukaan Bumi secara langsung. Apabila sinar ultraviolet mengenai permukaan Bumi secara langsung maka hal ini kan bisa menjadi sesuatu yang sangat membahayakan, bukan hanya untuk kelangsungan hidup planet Bumi, namun juga bagi kehidupan makhluk hidup yang berada di dalamnya.

Menyerap sinar ultraviolet

Masih serangkaian pada fungsi lapisan ozon terhadap sinar ultraviolet, lapisan ozon pun menyerap sinar ultraviolet. Maka dari itu pada lingkungan atmosfer Bumi akan banyak kita dapat sinar ultraviolet yang diserap lapisan ozon ini.

Melindungi Bumi dari benda- benda langit yang jatuh

Fungsi lapisan ozon ini yang selanjutnya ialah melidungi Bumi dari jatuhnya benda- benda langit.  Kita telah mengetahui bahwasannya di luar angkasa sana banyak kita temui benda- benda langit, seperti halnya komet, asteroid, dan juga lain sebagainya. Benda- benda langit ini dapat saja bergeser dari tempatnya maupun jatuh. Jatuhnya benda langit tersebut disebut sebagai meteor. Meteor ini tidak dapat ditentukan arah jatuhnya, sehingga terdapat kemungkinan besar akan jatuh menuju ke Bumi.

Saat jatuhnya meteor ini menuju ke permukaan Bumi, maka meteor ini akan melewati lapisan atmosfer Bumi (salah satunya ialah lapisan ozon). Saat melewati lapisan atmosfer Bumi, maka meteor tersebut akan terbakar. Pada pembakaran yang dilakukan oleh lapisan atmosfer ini akan menimbulkan cahaya, sehingga kita dapat melihatnya sebagai bintang jatuh.


Pada pembakaran yang terjadi pada meteor itu akan menghanguskan meteor sehingga benda langit tersebut tak langsung mengenai permukaan Bumi. Bila meteor tersebut tak hangus dan langsung menuju  pada permukaan Bumi, maka hal ini dapat menimbulkan Bahaya yang besar bagi Bumi dan isinya.

Menjaga kestabilan suhu pada Bumi, sehingga pemanasan global pun dapat berkurang

Salah satu dari permasalahan global yang dialami Bumi dan juga menjadi sorotan utama akhir- akhir ini ialah tentang pemanasan global. Pemanasan global dapat diartikan sebagai naiknya suhu udara rata- rata Bumi hingga dapat menyebabkan berbagai dampak yang buruk. Salah satu dari dampak buruk pemanasan global ialah mencairkan es yang ada di kutub sehingga permukaan laut akan meningkat. Salah satu fungsi yang dipunyai oleh lapisan ozon ialah menstabilkan suhu yang ada di Bumi, sehingga  tak terasa begitu panas. Stabilnya suhu ini yang ada di Bumi ini juga dapat mengurangi pemanasan global, sehingga dampak buruk dari pemanasan global tak akan terjadi.

Itulah beberapa fungsi maupun manfaat dari lapisan ozon ini saat berada di lapisan atmosfer Bumi. Ditekankan lagi bahwasannya saat gas ozon ini berada di dekat permukaan Bumi, maka gas ozon dapat berubah menjadi gas yang beracun dan dapat mengganggu paru- paru manusia yang menghirup gas tersebut


Penipisan Lapisan Ozon

Berbicara mengenai lapisan ozon ini , kita dapat mengetahui bahwasannya pemanasan global telah menjadi trending topik keadaan Bumi yang semakin tua ini. Pemanasan global ini seringkali dikaitkan dengan penipisan lapisan ozon yang berada pada Bumi. lapisan ozon yang kita miliki di atmosfer Bumi kita ini memang keadaannya semakin lama semakin memburuk. Memburuknya lapisan ozon dapat berupa penipisan lapisan ozon ataupun lubang yang terdapat di lapisan ozon tersebut. Tentu saja hal ini dapat menyebabakan dampak yang luar biasa kepada Bumi dan juga seisinya.

Sebenarnya, apa yang dapat menyebabkan penipisan pada lapisan ozon ini? Ternyata penipisan yang terjadi pada lapisan ozon ini dikarenakan oleh berbagai gas yag berasal Bumi, yakni ialah dari industri ataupun aktivitas rumah tangga. Pada beberapa gas yang memicu terjadinya kerusakan di lapisan ozon antara lain:

Chlorofluorocarbon / CFC

Halons

Bromida

Karbon tetraklorida

Senyawa klorin ini mengandung metil kloroform, dan lain sebagainya yang melepaskan klorin / bromin saat pecah.

Senyawa- senyawa ini mempunyai daya tahan di atmosfer dalam waktu yang cukup lama untuk memungkinkan gas- gas ini diangkut oleh angin menuju pada stratosfer. Saat gas- gas tersebut memecah maka menghasilkan klorin / bromin, dan inilah yang membuat rusak pada lapisan ozon.

Gas- gas ini dapat diproduksi dalam kehidupan sehari- hari. CFC ialah gas yang dianggap sebagai gas ajaib, hal ini sebab CFC tersebut memiliki sifat yang stabil, tak mudah terbakar, rendah toksisitas, dan juga sangat murah untuk diproduksi. Seiring pada berjalannya waktu, CFC ini sering digunakan sebagai pendingin, pelarut, sterofoam, dan juga aplikasi lainnya yang memiliki ukuran yang lebih kecil. Penggunaan pada beberapa peralatan juga mendorong terbentuknya CFC, diantaranya ialah penggunaan AC dan juga hair spray.

Proses pada penipisan ozon ini mulai diketahui saat para ilmuwan menemukan bahwa CFC yang sangat mudah untuk diproduksi bisa memberikan ancaman terhadap lapisan ozon. Berikut ini ialah proses terjadinya penipisan di lapisan ozon.

Saat dilepaskan ke atmosfer, CFC sebagai zat yang mengandung klorin selanjutnya akan dipecahkan oleh sinar matahari

Sinar matahari ini akan menyebabkan klorin menjadi menimbulkan reasksi

Reaksi yang ditimbulkan ialah menghancurkan molekul- molekul ozon. Setiap satu molekul dari CFC bisa menghancurkan 100.000 molekul ozon.

Hal tersebut secara otomatis akan menjadikan lapisan ozon semakin hari semakin menipis.

inilah proses terjadinya penipisan lapisan ozon yang dikarenakan gas- gas tersebut. Gas- gas yang dapat menyebabkan tipisnya lapisan ozon ini disebut gas- gas rumah kaca.


Dampak Penipisan Lapisan Ozon

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwasannya lapisan ozon ini ialah lapisan yang memiliki banyak sekali manfaat untuk melindungi Bumi. Bila lapisann ozon yang sangat berguna ini mengalami penipisan apalagi hingga berlubang, hal tersebut tentu saja akan membawa dampak buruk untuk Bumi dan juga isinya. Seperti yang telah diketahui bersama bahwasannya sinar ultraviolet ini dapat membawa sifat- sifa buruk. Beberapa dari dampak negatif yang akan dihasilkan dari fenomena masuknya sinar ultraviolet  ini antara lain ialah:

Dapat menyebabkan kanker kulit pada manusia

Dampak pertama ialah timbulnya penyakit kanker kulit. Seperti yang telah diketahui bersama bahwasannya kanker ialah penyakit yang sangat mematikan. Segala jenis kanker ini bisa membahayakan kehidupan manusia, salah satunya ialah kanker kulit ini. Sinar ultraviolet memiliki kandungan yang berbahaya dan bisa meneyebabkan timbulnya kanker kulit.

Menyebabkan penyakit katarak pada manusia

Dampak selanjutnya ialah timbulnya penyakit katarak. Seperti yang telah diketahui bersama bahwasannya penyakit katarak ialah penyakit yang menyerang mata. Mata ialah organ yang sangat penting dan juga sangat riskan, sehingga sinar ultraviolet ini ialah sinar yang sangat berbahaya.

Melemahkan sistem imunitas di badan

Sinar ultraviolet juga memiliki kemampuan untuk melemahkan sistem imunitas di badan. Sistem imunitas ialah sistem yang menjaga ketahanan tubuh agar tak mudah terserang penyakit. Saat sistem yang menjaga ketahanan tubuh tersebut rusak, maka manusia dapat mudah terserang penyakit.

Memusnahkan hasil pertanian

Sinar ultraviolet ini ternyata juga tak hanya berdampak pada manusia saja, tetapi juga berdampak pada makhluk hidup lainnya, termasuk tumbuh- tumbuhan. Sinar ultraviolet ini bisa merusak berbagai tanaman penting dunia. Berdasar hasil kajian bahwa tanaman barli dan juga oat menunjukkan penurunan tingkat produksi sebab adanya penerimaan sinar ultraviolet yang semakin tinggi. Sinar ultraviolet pun akan menyebabkan tanaman mengalami hambatan pada pertumbuhan, dan juga bahkan akan mengalami pengkerdilan. Hal tersebut tentu saja akan merusak hasil panen dan hutan- hutan yang ada.

Memusnahkan kehidupan laut

Tak hanya berdampak bagi tumbuhan, pada sinar ultraviolet yang menyinari permukaan Bumi secara langsung juga dapat memusnahkan kehidupan makhluk laut. Radiasi sinar ultraviolet akan mematikan anak- anak ikan, kepiting, udang pada lautan. Selain dari binatang- binatang laut, radiasi dari sinar ultraviolet pun akan mengurangi jumlah plankton yang ada pada lautan.

Hal tersebut tentu saja akan membuat banyak binatang laut akan menjadi kelaparan dan bahkan akan mati, mengingat plankton ialah salah satu sumber makanan bagi binatang- binatang yang terdapat di lautan. Saat banyak ikan ataupun binatang- binatang laut yang mati, maka secara tak langsung juga akan berdampak buruk bagi manusia. Hal ini sebab binatang- binatang laut tersebut ialah salah satu sumber makanan untuk manusia, sehingga manusia akan mengalami kekurangan makanan.

Menyebabkan pemanasan global

Dampak yang paling besar adanya penipisan lapisan ozon bagi Bumi ialah peristiwa pemanasan global. Peristiwa pemanasan global ini ialah peristiwa dimana suhu Bumi mengalami kenaikan yang begitu pesat. Suhu bumi yang awalnya normal akan terasa panas. Hal tersebut tentu saja akan membawa dampak yang sangat buruk terhadap kondisi Bumi sendiri ataupun makhluk hidup yang tinggal di dalamnya. Naiknya suhu Bumi pun akan membawa dampak yang serius bagi Bumi.

Mencairnya es di kutub- kutub Bumi

Dampak yang akan kita rasakan dari adanya kenaikan suhu akibat dari pemanasan global yang dapat disebabkan menipisnya lapisan ozon ini ialah mencairnya es di kutub- kutub Bumi. Bumi memiliki berjuta- juta kubik es, ketika suhu menjadi panas maka es yang berada pada kutub Bumi tersebut bisa mencair kapan saja. Hal tersebut tentu saja akan mengganggu kestabilan Bumi.

Naiknya permukaan air laut

Ketika es yang jumlahnya sangat banyak ini mencair, maka hal yang pertama bisa dirasakan oleh manusia ialah meningginya permukaan air laut. Es yang mencair ini berarti menjadi air dan juga siap menambah volume perairan pada Bumi. Akibatnya permukaan laut akan menjadi lebih tinggi dan juga banyak pulau- pulau dengan ukuran kecil menjadi tenggelam.

Itulah beberapa dari dampak yang akan timbul dari adanya  peristiwa penipisan / rusaknya lapisan ozon ini. Melihat dari dampak yang ditimbulkan begitu banyaknya dan juga sangat berbahaya, maka masusia pada dunia harus ikut untuk berupaya menjaga lapisan ozon supaya tetap tebal dan juga tetap dapat melindungi Bumi dari berbagai hal yang membahayakan. Oleh sebab itulah perlu digalakkan upaya / sosialisasi tentang menjaga agar lapisan ozon ini tetap dapat melindungi Bumi dari berbagai hal- hal / dampak buruk.

Upaya Pencegahan Terjadinya Penipisan Lapisan Ozon

Upaya pencegahan tipisnya lapisan ozon sangatlah penting untuk bisa menjaga Bumi dari berbagai hal yang bisa mengancam Bumi. Upaya yang dapat dilakukan bisa dimulai dari hal- hal kecil dan juga dimulai secara pribadi, ataupun dilakukan secara massal. Berikut ini ialah upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah adanya penipisan lapisan ozon.

Mulai mengurangi intensitas penggunaan kendaraan pribadi baik maobil ataupun motor. Emisi yang dikeluarkan mobil dan asap kendaraan lain akan mebahayakan keberadaan lapisan ozon pada Bumi. Maka dari itu kurangi intessitas penggunaan kendaraan pribadi dan juga mulailah memanfaatkan transportasi umum yang ada atau dapat menggunakan sepeda dan juga berjalan kaki.

Mengganti mobil anda dengan mobil hybrid / mesin mol emisi. kalau tetap nyaman menggunakan kendaraan pribadi, maka gantilah modin dengan mobil hybrid / mesin nol emisi. Hal tersebut akan membuat Anda tetap dapat mempunyai fasilitas transportasi pribadi tetapi tetap menyumbang aksi peduli lapisan ozon.

Gunakanlah pembersih rumah tangga yang bersahabat. Pilihlah pembersih rumah tangga yang ramah lingkungan dan juga terbuat dari bahan alami. Sebaiknya Hindari penggunaan pembersih yang terbuat dari bahan kimia sebab dapat membahayakan lapisan ozon.

Hindari penggunaan pestisida. walaupun pestisida sangat membantu dalam bidang pertanian, tetapi pestisida ini mampu berkontribusi dalam merusak lapisan ozon. Maka dari itu gantilah pestisida berbahan kimia dengan pembasmi hama yang terbuat dari bahan- bahan yang alami.

Mengurangi pada penggunaan AC dan juga hair dyer. Kedua alat ini ialah alat penyumbang gas CFC pada jumlah banyak. Hal tersebut tentu sangat membahayakan. Maka dari itu sebaiknya kita mengurangi penggunaan kedua alat ini.

Berhentilah menggunakan nitrous oxide. Bukan hanya pada CFC saja gas yang akan menyumbang rusaknya lapisan ozon, tetapi juga nitrous oxide. Maka dari itu penggunaan gas ini sangatlah dilarang.

Membuat aturan yang ketat terhadap peluncuran roket. Meluncurkan roket ialah salah satu aktivitas yang bisa merusak lapisan ozon. Maka dari itu dunia perlu membuat aturan ketat tentang ini.

Demikianlah artikel dari ayoksinau.com mengenai Lapisan Ozon : Pengertian, Letak, Fungsi, dan Dampaknya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.