Pengertian Hormon Auksin : Fungsi, Macam, Fungsi, Pengaruh

Diposting pada

Pengertian

Auksin yaitu  ialah kelompok hormon yang dapat mengatur sebuah pertumbuhan tanaman. Auksin terutama juga merangsang pemanjangan sebuah sel pada batang dan juga penghambatan pada akar.

Hormon Auksin juga mempercepat pertumbuhan pada tanaman dengan merangsang pembelahan sel ataupun pembesaran, dan juga dengan berinteraksi juga dengan hormon lainnya.

Tindakan hormon auksin  juga dapat termasuk dengan pemanjangan sel (dengan meningkatkan elastisitas dinding sebuah sel, sehingga sel-sel tersebut akan mengambil lebih banyak air) pada geotropisme ataupun juga fototropisme, maupun penurunan buah dan juga pengguguran daun.Pengertian atau pun Fungsi Hormon Auksin

Auksin alami ialah turunan dari sebuah indole. Auksin sintetis yang sering juga digunakan untuk kontrol tanaman, maupun bubuk pembasmi serta pembunuh gulma.

Pengertian-Hormon-Auksin-:-Fungsi,-Macam,-Fungsi,-Pengaruh

Macam- Macam Hormon Auksin

Auksin yaitu yang ditemukan Went kini diketahui bahwa sebagai asam indolasetat (IAA) dan  juga beberapa ahli fisiologi yaitu  masih menyamakan IAA dengan auksin. Namun, tumbuhan yang mengandung tiga senyawa lain yang strukturnya juga mirip dengan IAA maupun menyebabkan banyak respon yang sama dengan IAA. Ketiga senyawa tersebut juga  yaitu dapat dianggap sebagai hormon auksin.

Salah satunya ialah merupakan suatu  asam 4- kloroindolasetat (4-kloroIAA) yang biasanya ditemukan pada biji muda maupun berbagai jenis kacang-kacangan. Yang lainnya asam fenilasetat (PAA)juga sering ditemui pada banyak jenis tumbuhan dan juga sering lebih banyak jumlahnya daripada IAA, walaupu zat kurang aktif dalam menimbulkan respon khas IAA.

Yang ketiga yaitu ialah yang merukan  sebuah asam indobutirat (IBA) yang sering ditemukan belakangan yang semula diduga hanya merupakan auksin sebuah tiruan yang aktif namun ternyata ditemukan daun jagung dan juga berbagai jenis tumbuhan dikotil sehingga juga barangkali zat tersebut tersebar luas pada dunia tumbuhan.

Auksin atau pun juga yang dapat  kita sering kenal  dengan IAA = Asam Indolasetat (yaitu adalah  sebagai auxin utama pada sebuah tanaman), dibiosintesis dari sebuah asam amino prekursor triptopan, yaitu dengan hasil perantara sejumlah substansi yang secara alami juga mirip auxin (analog) tetapi ia mempunyai sebuah aktifitas lebih kecil dari IAA seperti IAN = Indolaseto nitril, TpyA = Asam Indolpiruvat dan IAAld = Indolasetatdehid. Proses biosintesis auxin yaitu  dibantu oleh enzim IAA-oksidase.

Auksin ataupun  juga yang sering kita kenal dengan (IAA) pertama kali diisolasi kan pada tahun 1928 dari biji-bijian dan juga tepung sari bunga yang tidak aktif, dari sebuah hasil isolasi didapatkan yaitu  rumus kimia auksin (IAA = Asam Indolasetat) atau pun juga C10H9O2N. Setelah ditemukan rumus kimia auksin, maka terbukalah  jalan guna menciptakan jenis auksin sintetis seperti Hidrazil maupun2, 4 – D (asam -Nattalenasetat), Bonvel Da2, 4 – Diklorofenolsiasetat), NAA (asam (asam 3, 6 – Dikloro – O – anisat/dikambo), Amiben atau pun juga Kloramben (Asam 3 – amino 2, 5 – diklorobenzoat) dan Pikloram atau Tordon (asam 4 – amino – 3, 5, 6 – trikloro – pikonat).

Dimana didalam tubuh tumbuhan tersebut dapat  dijumpai dalam bentuk :

    -Bebas (IAA)

    -Terikat dengan molekul lain

    -Sebagai prekursor : indol asetaldehid, indol asetonitril, indol etanol, triptamin

    -Macam auxin endogen yang lain : IBA (indol asam butirat) PAA (phenil asam asetat)

Fungsi Hormon Auksin

Auksin yaitu berperan dalam sebuah pertumbuhan guna memacu proses pemanjangan sel. Hormon auksin juga dihasilkan pada bagian koleoptil (titik tumbuh) pada pucuk tumbuhan. Jika terkena cahaya matahari, maka auksin menjadi tidak aktif. Kondisi fisiologis ini juga dapat mengakibatkan bagian yang tidak terkena cahaya matahari akan bisa tumbuh lebih cepat dari bagian yang terkena sinar  cahaya matahari.

Maka Akibatnya, tumbuhan yaitu akan membengkok ke arah cahaya matahari. Auksin yang diedarkan ke seluruh bagian tumbuhan akan dapat mempengaruhi pemanjangan, pembelahan, dan juga  diferensiasi sel tumbuhan.

Auksin yang akan  dihasilkan pada tunas apikal (ujung) batang ialah dapat menghambat tumbuhnya sebuah tunas lateral (samping) atau pun juga  tunas ketiak. Yaitu Bila tunas apikal akan menumbuhkan daun-daun. Peristiwa ini juga sering  disebut dominansi apikal.

Sebuh Fungsi lain dari sebuah auksin yaitu ialah guna  merangsang kambium untuk membentuk sebuah xilem maupun  floem, memelihara elastisitas pada dinding sel, membentuk dinding sel primer (dinding sel yang pertama kal juga i dibentuk pada sel tumbuhan), menghambat rontoknya buah ataupun gugurnya deaunan, serta juga mampu membantu proses partenokarpi.

Partenokarpi yaitu ialah merupakan sebuah proses pembuahan tanpa penyerbukan. Pemberian hormon auksin pada tumbuhan juga akan menyebabkan terjadinya sebuah pembentukan buah tanpa biji, akar lateral (samping), dan maupun juga  serabut akar. Pembentukan akar lateral dan juga serabut akar menyebabkan terjadinya proses penyerapan air maupun mineral yang dapat berjalan optimum.

Selain itu juga ialah dalam  Fungsi lainnya merupakan dari hormon auksin ini yaitu adalah  membantu dalam proses mempercepat pertumbuhan,yaitu  baik itu dari pertumbuhan akar maupun juga  pertumbuhan batang, mempercepat perkecambahan, juga membantu dalam hal proses pembelahan sel, mempercepat pemasakan buah, mengurangi jumlah biji yang terdapat dalam buah. kerja hormon auksin ini yaitu  sinergis dengan hormon sitokinin dan juga hormon giberelin.s

Yaitu juga ialah merupakan suatu Tumbuhan yang juga  pada salah satu sisinya disinari oleh matahari maka pertumbuhannya akan mulai  lambat karena kerja auksin dihambat dari  sinar matahari tetapi sisi tumbuhan yang tidak disinari oleh cahaya matahari maka pertumbuhannya akan jauh sangat cepat di karena kan kerja auksin tidak dihambat. Sehingga hal ini akan bisa  menyebabkan ujung tanaman tersebut dapat cenderung mengikuti arah sinar matahari maupun juga yang disebut dengan fototropisme.

Pengaruh Auksin Pada Pertumbuhan Dan Perkembangan

Pengaruh auksin juga terhadap pertumbuhan maupun juga  perkembahan adalah sebagai berikut :

    Merangsang pemanjangan sebuah sel pada kecambah rumput ataupun juga tumbuhan herba. Yaitu Suatu Penyebaran auksin  pada batang juga tidak merata sehingga daerah yang  banyak dengan  auksin mengalami pemanjangan sel dan juga membuat batang membengkok.

   -Merangsang pembentukan akar

   -Merangsang pembentukan buah tanpa biji

   -Merangsangnya diferensiasi jaringan sebuah pembuluh sehingga dapat merangsang pertumbuhan diameter batang

    Merangsang absisi (pengguguran daun)

    Berperan dalam hal dominansi apikal, yaitu dalam keadaan pertumbuhan batang terus ke atas dan juga  tidak menghasilkan cabang. Jika ujung batang tersebut dipotong, dominansi apikal akan hilang maupun tumbuhan menghasilkan cabang dari sebuah tunas ketiak.

demikianlah artikel mengenai penjelasan tentang Pengertian Hormon Auksin : Fungsi, Macam, Fungsi, Pengaruh, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.