Sudakah Kalian Tau Sejarah Koperasi Dan Jenis-Jenis Koperasi Di Indonesia

Posted on

Sejarah Koperasi – Koperasi merupakan badan usaha yang mengorganisir pemanfaatan serta pendayagunaan sumber anggotanya dengan prinsip koperasi dan kaidah usaha ekonomi anggota khususnya masyarakat daerah. Koperasi adalah gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas kekeluargaan.

gambar Sejarah Koperasi di Indonesia

Prinsip koperasi adalah landasan pokok sebuah koperasi dalam menjalankan suatu usaha sebagai gerakan ekonomi rakyat dan badan hukun guna membangun koperasi yang efektif. Adapun prinsip-prinsip koperasi antara lain :

  • Keanggotaan bersifat terbuka dan sukarela
  • Partisipasi anggota dalam ekonomi
  • Pengelolaannya bersifat demokratis
  • Kebebasan dan otonomi
  • Pengembangan pendidikan, pelatihan, dan informasi

Sejarah koperasi dimulai pada abad ke-20, sejarahnya dimulai dari hasil usaha spontan yang dilakukan oleh rakyat kecil. Ekonomi yang rendah inilah telah mendorong usaha kecil supaya terlepas dari penderitaan. Di Indonesia sendiri ide perkoperasian dikenalkan oleh R. Aria Wiraatmadha tahun 1896 dengan mendirikan sebuah bank untuk pegawai negeri. Kemudian semangat perkoperasian dilanjutkan oleh De Wolffvan Westerrode.

Tahun 1908, Dr. Sutomo mendirikan mendirikan Budi Utomo. Dr Sutomo mempunyai peranan untuk gerakan koperasi guna memperbaiki kesejahteraan hidup rakyat. Lalu pada tahun 1915 dan 1927 dibuatlah peraturan Verordening op de Cooperative Vereeniging serta Regeling Inlandschhe Cooperatiev.

Selanjutnya di tahun 1927 dibentuk Serikat Dagang Islam yang bertujuan memperjuangkan kedudukan ekonomi para pengusaha pribumi. Di tahun 1929 berdirilah Partai Nasional Indonesia yang memberikan semangat untuk menyebarkan koperasi di Indonesia.

Setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 12 Juli 1947 gerakan koperasi Indonesia mengadakan Kongres Koperasi pertama kali di Tasikmalaya. Dan pada hari itu juga ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia dengan beberapa keputusan, seperti :

  • Mendirikan sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia
  • Menetapkan gotong royong sebagai asas koperasi
  • Pada tanggal 12 Juli ditetapkan sebagai hari Koperasi

Koperasi di Indonesia selalu mengalami perkembangan. Pada era reformasi potensi koperasi sudah mampu memulai gerakan koperasi yang otonom, dan fokus bisnis koperasi diarahkan pada ciri universalitas kebutuhan seperti jasa keuangan, pembelian bersama, dan pelayanan infrastruktur.

Koperasi Indonesia memiliki lambang yang penuh arti dan makna. Lambang koperasi Indonesia berbentuk bunga yang memiliki kesan mengenai perkembangan dan kemajuan terhadap perkoperasian di Indonesia. Bunga tersebut mengandung makna bahwa koperasi Indonesia harus berkembang, berwawasan, cemerlang, variatif, inovatif, dan produktif.

Baca juga :

Koperasi juga memiliki beberapa jenis, yang pertama koperasi berdasarkan tingkat dan luas daerah kerja.

1. Koperasi primer

Yaitu koperasi yang memiliki anggota minimal 20 orang perseorangan.

2. Koperasi sekunder

Adalah koperasi yang terdiri dari gabungan badan-badan koperasi dan mempunyai cakupan daerah kerja luas.

Selanjutnya koperasi berdasarkan status keanggotaan

1. Koperasi produsen

Merupakan koperasi yang memiliki anggota para produsen barang atau jasa dan mempunyai rumah tangga usaha.

2. Koperasi konsumen

Adalah koperasi yang memiliki anggota para konsumen akhir atau pemakai barang atau jasa yang ditawarkan pemasok di pasar.

Koperasi didirikan untuk memenuhi kebutuhan anggota dengan harga yang lebih murah dan memudahkan anggotanya dalam mencari modal usaha. Jadi adanya koperasi benar-benar memberikan manfaat yang positif.

Itulah ulasan yang mengenai sejarah Koperasi di Indonesia. kunjungi terus ayoksinau.com untuk informasi lainnya.

Baca juga artikel di bawah :