Pengertian Strategi Menurut Ahli, Perumusan Strategi, Tingkat-Tingkat Strategi, Jenis-jenis Strategi dan Contoh Strategi | Ayoksinau.com

Posted on

Pengertian Strategi – Pada kesempatan kali ini Ayoksinau.com akan membahas secara lengkap mengenai Strategi Menurut Ahli, Rumusan Strategi, Tingkatan Strategi, Jenis-jenis Strategi, dan Contoh Strategi. Mari kita bahas bersama-sama.

Pengertian Strategi Menurut Para Ahli, Perumusan Strategi, Tingkatan Strategi, Jenis-jenis Strategi dan Contoh Strategi

Strategi merupakan pendekatan secara keseluruhan untuk pelaksanaan perencanaan, gagasan, dan eksekusi aktivitas tertentu dan kegiatan dalam suatu waktu tertentu. Strategi yang baik ialah adanya korninasi tim kerja yang jelas, memiliki tema sebelumnya, mengidentifikasi faktor pendukung sesuai dengan prinsip pelaksanaan, efisien dalam pendanaan, dan memiliki taktik untuk mencapai tujuan secara efektif.

Perumusan Strategi

Menurut Hariadi tahun 2005, perumusan strategi adalah proses-proses penyusunan langkah demi langkah yang bertujuan untuk visi dan misi organisasi, tujuan strategis. Menurut Hariadi, (2005) perumusan masalah:

  • Mengidentifikasi atau memahami lingkungan sekitar perusahaan di masa depan dan menentukan visi misi perusahaan guna tercapainnya tujuan bersama.
  • Melakukan analisis internal dan eksternal perusahaan untuk mengukur kelebihan dan kekurangan serta peluang dan ancaman di masa yang akan datang yang menghambat tercapainya misi.
  • Merumuskan dan merenanakan faktor-faktor ukuran keberhasilan key success factors dari strategi yang sudah di buat pada tahap analisis.
  • Menentukan ukuran tujuan target, mengevaluasi dan memeriksa strategi dengan mempertimbangkan sumber daya yang dimiliki.
  • Memilih strategi yang sesuai untuk mencapainya tujuan jangka pendek dan panjang.

Tingkat-tingkat Strategi

Menurut Dan Schendel dan Charles Hofer, Higgins (1985) , tingkatan strategi terbagi beberapa strategi:

a) Enterprise Strategy

Enterprise strategi yang berhubungan dengan masyarakat, tentunya setiap organisasi berhubungan dengan masyarakat. Masyarakat merupakan sekelompok yang berada di luar organisasi yang tidak dapat dikontrol oleh perusahaan. Masyarakat yang tidak terkendali, biasanya ada berbagai kelompok seperti kelompok penekan, kelompok politik dan kelompok sosial lainnya yang berusaha mempengaruhi, sehingga strategi ini adalah relasi antara organisasi dan masyarakat, sejauh itu interaksi itu akan dilakukan sehingga dapat menguntungkan organisasi. Strategi enterprise menunjukkan bahwa organisasi benar-benar bekerja dan berusaha untuk memberi pelayanan yang baik kepada tuntutan dan kebutuhan masyarakat.

b) Corporate Strategy

Strategi ini berkaitan dengan misi organisasi, jadi sering disebut Grand Strategy meliputi bidang yang berkaitan suatu organisasi. Pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul,  apa yang menjadi bisnis atau urusan dan bagaimana menjawab pertanyaan tersebut untuk mengendalikan bisnis tidak semata-mata untuk dijawab oleh organisasi bisnis, tetapi oleh setiap organisasi pemerintahan dan organisasi nonprofit. Apakah misi perusahaan yang utama? Apakah misi universitas ini, sekolah itu, apakah misi kelembagaan ini? Apakah misi utama direktorat jenderal? Apakah misi PT ini, CV itu? Jawaban-jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut sangatlah penting dan jika salah menjawab akan berakibat fatal.

c) Business Strategy

Businnes Strategy menjelaskan bagaimana merebut pasaran/harga pasar di tengah masyarakat public. Bagaimana menempatkan perusahaan atau organisasidi posisi yang pas bagi para pengusaha, para donor dan lainnya. Semua dilakukan semata-mata untuk mendapatkan segmen pasar di masyarakat

d) Functional Strategy

Menurut J. Salusu, p 101, 1996 strategi Fungctional pendukung dan menunjang suksesnya strategi lainnya. Ada tiga jenis strategi functional yaitu:

  • Strategi functional ekonomi merupakan mencakup fungsi yang diprediksikan organisasi sebagai satu kesatuan ekonomi yang sehat, contohnya yang berkaitan dengan pemasaran, keuangan, sumberdaya, pengembangan dan penelitian.
  • Strategi functional manajemen merupakan mencakup fungsi manajemen yaitu implementating, planning, controlling, organizing, staffing, leading, communicating, motivating, representing, decision making, dan integrating.
  • Isu stratejik, strategi yang memiliki fungsi utama adalah mengontrol lingkungan sekitar, situasi lingkungan yang sudah diketahui sebelumnya maupun situasi yang belum diketahui atau situasi yang tiba-tiba berubah.

Artikel Terkait:

Pengertian Inovasi Menurut Para Ahli dan Ciri-Cirinya | Ayoksinau.com

Pengertian Disiplin Menurut Para Ahli, Pendisiplinan, Macam-Macam Disiplin, dan Manfaat Disiplin

Pengertian Profesi Menurut Ahli, Ciri-ciri Profesi, Syarat Profesi dan Contoh Profesi | Ayoksinau.com

Jenis-Jenis Strategi

Menurut David, p.231, 2004 jeni-jenis strategi tebagi beberapa jenis:

1) Strategi Integrasi

Integrasi yang mengarah ke depan dan belakang, serta integrasi horizontal kadang semua di sebut integrasi vertikal. Strategi integrasi vertikal memungkinkan organisasi dapat mengendalikan para pemasok, distributor, dan pesaing.

2) Strategi Intensif

Menetralkan dan menenangkan  pasar, terjadi persaingan perusahaan dengan produk yang akan ditingkatkan.

3) Strategi Diversifikasi

Terdapat tiga jenis strategi diversifikasi :

  • Diversifikasi konsentrik, menambah dan memproduksi produk atau jasa baru tetapi masih terkait biasanya.
  • Horizontal, Menambah produk atau jasa baru yang tidak terkait untuk pelanggan yang sudah ada.
  • Konglomerat, Menambah produk atau jasa baru

4) Strategi Defensif

Divestasi merupakan menjual salah satu divisi atau bagian dari organisasi. Divestasi sering dipergunakan sebagai meningkatkan modal perusahaan yang selanjutnya akan digunakan untuk investasi strategis lebih lanjut. Strategi ini akan menjadi bagian dari strategi rasionalisasi dari bisnis dianggap yang tidak menguntungkan, tidak cocok dengan aktivitas perusahaan, atau yang memerlukan modal besar.

5) Strategi Umum Michael Porter

terdapay tiga landasan  dan patokan strategi yang dapat membantu organisasi memperoleh keunggulan kompetitif, yaitu keunggulan biaya, diferensiasi, dan fokus. Porter menamakan ketiganya strategi umum.

Nah itu dia pengertian strategi menurut para ahli, tingkatan strategi, jenis-jenis strategi, contoh strategi, kunjungi juga Ayoksinau.com ada banyak artikel menarik pastinya. Terimakasih.