Pengertian Quality Control (QA) Beserta Tugas dan Tanggung Jawabnya| Ayoksinau.com

Posted on

Pengertian Quality Control – Apakah Anda sering mendengar kata Quality Control (QA)? Istilah Quality Control (QA) tentu bukanlah suatu istilah yang asing bagi Anda. Akan tetapi apakah Anda sudah mengetahui definisi, tugas dan tanggung jawab Quality Control (QA)? Biasanya setiap perusahaan tentu memiliki Quality Control (QA), yang mana tugas Quality Control (QA) tersebut sangatlah penting dalam setiap perusahaan. Akan tetapi tidak semua jenis perusahaan membutuhkan Quality Control (QA), namun rata-rata bahkan hamper sebagian besar setiap perusahaan tentu memnpunyai Quality Control (QA). Hal inilah yang membuktikan bahwa tugas dari Quality Control (QA) sangatlah penting. Nah, sebenarnya apa yang dimaksud dengan Quality Control (QA) dan apa saja tugas dan tanggung jawabnya? Pada pembahasan kali ini, Ayoksinau.com akan membahas definisi, tugas dan tanggung jawab Quality Control (QA) secara detail.

Definisi Quality Control (QA)

Pengertian Quality Control (QC)

Quality Control atau yang biasa disingkat dengan dua huruf yaitu QC memiliki arti sebagai pengendali mutu. Quality Control (QA) sangatlah diperlukan dalam berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur hingga produksi tangan.

Tugas umum dari Quality Control (QA) adalah memeriksa secara visual untuk menguji produk. Pemeriksaan produk dapat berlangsung sebelum, selama dan setelah proses produksi. Pengujian ini dilakukan secara manual, atau juga ada yang menggunakan bantuan teknologi. Tergantung sektor industri di mana Quality Control (QA) tersebut bekerja, pada dasarnya Quality Control (QA)melakukan pengecekan untuk menjamin mutu produk.

Tidak hanya melakukan pemeriksaan saja, Quality Control (QA) juga memiliki tanggung jawab dalam memantau dan menjalankan peralatan inspeksi. Selain itu juga merekam dan lalu menganalisis data kualitas dari produk yang diproduksi.

Untuk lebih detailnya, definsi dari Quality Control (QA) adalah orang yang bertugas untuk meneliti produk baik selama proses produksi, sebelum bahkan sesudah dilakukannya proses produksi. Tujuannya adalah untuk memperoleh standar kualitas pada produk-produk tersebut agar sesuai dengan diharapan oleh perusahaan. Tugas dari Quality Control (QA) meliputi monitoring, kemudian uji tes dan juga melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Quality Control (QA) wajib memastikan bahwa standar kualitas sudah dipenuhi bagi setiap produk atau layanan dari perusahaan tersebut.

Tugas Quality Control (QC)

Setelah Anda membaca uraian di atas, Anda tentu sudah dapat mengetahui ataupun menduga mengenai apa saja tugas dari seorang Quality Control (QA). Akan tetapi, secara spesifik tugas Quality Control (QA) tergantung pada bidang industri dari tempat orang tersebut bekerja. Dengan kata lain, Quality Control (QA) yang satu dengan Quality Control (QA) yang lain tentu saja memiliki tugas yang berbeda-beda jika bidang industrinya pun berbeda. Akan tetapi, secara garis besar tugas sari seorang Quality Control (QA) adalah:

“Mengendalikan kualitas atau mutu serta menguji produk sesuai dengan standar kualitas perusahaan.”

Quality Control (QA) memiliki kewenangan untuk menerima bahkan menolak produk perusahaan yang akan dipasarkannya. Tidak peduli terhadap proses produksi yang telah dilakukan perusahaan dan sesulit apapun pembuatan produk tersebut, apabila produk tersebut tidak memenuhi kelayakan maka Quality Control (QA) dapat saja menolak produk tersebut untuk dipasarkan.

Tanggung Jawab Quality Control (QC)

Setelah Anda mengetahui tentang pengertian Quality Control (QA) dan tugas Quality Control (QA), Anda juga perlu mengetahui tentang tanggung jawab dari seorang Quality Control (QC). Adapun Tanggung jawab dari Quality Control (QC) diantaranya sebagai berikut:

  1. Menganalisis, memantau, kemudian menguji serta meneliti seluruh produk.
  2. Memantau perkembangan seluruh produk yang diproduksi.
  3. Memonitoring proses dalam pembuatan produk.
  4. Melakukan verifikasi terhadap kualitas produk.
  5. Merekomendasikan terhadap perusahaan agar melakukan pengolahan ulang pada setiap produk yang memiliki kualitas rendah.
  6. Memastikan setiap barang yang diproduksi telah memiliki kualitas yang telah memenuhi standar yang ditetapkan perusahaan.
  7. Melakukan analisis serta mendokumentasikan produk yang dapat digunakan kembali sebagai referensi mendatang.
  8. Mendokumentasi inspeksi dan juga tes pada produk perusahaan.

Untuk menjadi seorang Quality Control (QC), Anda harus memenuhi semua persyaratan sesuai dengan bidangnya pada perusahaan tersebut. Seorang Quality Control (QC) harus memiliki keahlian lebih dalam menganalisis, menguji, meneliti, memantau serta mengetahui proses produksi dengan baik dan benar.

Demikianlah pembahasan Ayoksinau.com mengenai Definisi Quality Control (QA) Beserta Tugas dan Tanggung Jawabnya). Semoga Anda dapat memahaminya dengan baik. Terimakasih telah berkunjung, ayo baca juga-artikel-artikel menarik lainnya.

Artikel menarik lainnya:

Definisi Quality Assurance (QA) Beserta Tugas dan Tanggung Jawabnya | Ayoksinau.com

Definisi UMKM Lengkap | Ayoksinau.com

Pengertian Produksi – Tujuan, Faktor, Fungsi & Tujuannya | Ayoksinau.com

7 Peluang Usaha Dengan Modal Kecil Untung Besar