Pengertian dan Keunggulan Pemrograman Berorientasi Objek Lengkap

Posted on

Pengertian Pemrograman Berorientasi Objek

Metodologi berorientasi objek adalah sebuah strategi dalam mendevelop perangkat lunak yang mengkoordinir perangkat lunak sebagai kumpulan objek-objek yang didalamnya terdapat data dan operasi yang diatur. Metodologi berorientasi objek merupakan suatu metod bagaimana sistem perangkat lunak didevelop dengan pendekatan objek secara sistematis. Metode berorientasi objek didasarkan pada penerapan prinsip-prinsip pengelolaan yang sangat kompleksitas. berorientasi objek meliputi berbagai aktivitas analisa berorientasi objek, perancangan berorientasi objek, pemrograman berorientasi objek. dan testing berorientasi objek.


Pada era sekarang ini, metode berorientasi objek banyak digunakan karena metodologi yang sebelumnya banyak menimbulkan problem yakni terdapat kesulitan pada saat merubah hasil dari satu fase pengembangan ke fase berikutnya, contohnya pada metode pendekatan yang terstruktur, jenis software yang dikembangkan pada era ini sangat berbeda dengan software pada masa lalu. Software yang dikembangkan pada saat ini sangat beragam (aplikasi e-commerce, utility , real-time, , dan lain-lain) dengan platform yang tidak sama, sehingga menimbulkan kebutuhan akan metodologi pengembangan yang dapat mengkoordinir ke semua jenis software yang dinginkan tersebut.

 Keunggulan Pemrograman Berorientasi Objek :

1. Meningkatkan produktivitas
Class dan Object pada PBO yang dibuat untuk suatu problem masih dapat dipakai lagi untuk problem lainnya yang menggunakan objek tersebut (reusable).

2. Kecepatan pengembangan
karena sistem yang didevelop dengan cara yang baik dan benar pada saat menganalisis dan merancang akan menjadikan coding yang dibuat dapat diminimalisir kesalahannya.

3. Kemudahan pemeliharaan
Karena dengan model yang ebrorientasiobjek, pola-pola yang cenderung tetap dan stabil dapat dipisahkan dan pola-pola yang bisa saja berubah.

4. Adanya konsistensi
Karena sifat inheritance dan penggunaan fase yang sama pada saat menganalisis, merancang maupun coding.

5. Meningkatkan kualitas perangkat lunak
karena pendekatan pengembangan selalu dalam keadaan yang real dan adanya konsistensi pada saat pengembangannya, perangkat lunak yang dihasilkan akan mampu memenuhi kebutuhan pemakai serta mempunyai sedikit kesalahan.

Saat ini sudah banyak sekali bahasa pemrograman yang menggunakan metode berorientasi objek. Banyak orang tau bahwa pemrograman berorientasi objek selalu identik dengan bahasa Java. Bahasa Java adalah bahasa yang paling konsisten dalam menjalankan paradigma pemrograman berorientasi objek. Namun sesungguhnya bahasa pemrograman yang sama-sama mendukung pemrograman berorientasi objek bukan hanya bahasa Java.

Demikianlah artikel tentang Pengertian dan Keunggulan Pemrograman Berorientasi Objek dari Ayoksinau.com Semoga dapat bermanfaat.

Baca Juga :  Pengertian dan Tahapan SDLC (Software Development Life Cycle) Lengkap