8 Kriteria Bahasa Pemrograman Yang Harus Diketahui Programmer

Posted on

Kriteria Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman dapat diartikan sebagai alat perantara percakapan antara programmer dengan komputer (mesin) dimana bahasa pemrograman tersebut di compile sehingga menjadi binary code atau  bahasa mesin  yang kemudian dapat di execute.

Programer biasanya memilih bahasa pemrograman dengan beberapa kriteria untuk menentukan bahasa pemrograman mana yang akan digunakan dalam membangun aplikasi karna bahasa pemrograman yang digunakan dapat menentukan hasil dari aplikasi.

Ada beberapa kriteria untuk penilaian suatu bahasa pemrograman, yaitu :

1. Clarity, Simplicy dan Unity

Bahasa pemrograman harus dapat menolong programmer untuk membuat suatu desain program jauh sebelum programmer memuai coding. Kemudahan, Kesederhanaaan dan Kesatuan merupakan suatu kombinasi yang membantu programmer menggembangkan suatu algoritma,sehingga algoritma yang dihasilkan mempunyai komplesiitas yang rendah. Syntax bahasa pemrograman mempengaruhi kemudahan ketikaprogram mulai ditulis ditest, dan dimodifikasi. Program yang mudah dibaca adalah kunci dari hal tersebut.

2. Artogonality

Artogonality menunjuk kepada suatu atribut yang dapat dikombinasikan dengan beragam fitur bahasa pemroframan sehingga setiap Kombinasinya mempunyai arti dan dapat digunakan. Contohnya, suatu bahasa pemrogaman mendukung suatu ekspresi yang dapat menghasilkan suatu nilai, dan bahasa pemrograman tersebut juga mendukung statement kondisi yang meng evaluasi suatu ekspresi untuk mendapatkan nilai true atau false. Dua fitur dar bahasa pemrograman tersebut, yaitu ekspresi dan statement kondisi, adalah  orthogonal jika sembarang ekspresi dapat digunakan (dan dievaluasi) didalam statement kondisi. Ketika fitur bahasa pemrograman adalah orthogonal, maka bahasa pemrograman tersebut akan mudah dipelajari dan proram akan mudah ditulis karena hanya ada sedikit eksception dan chace yang harus diingat.

3. Kewajaran untuk aplikasi

Bahasa pemrograman membutuhkan syntax yang tepat atau cocok yang digunakan pada struktur program untuk merefleksikan struktur logika yang dilandasi suatu algoritma. Bahasa pemrograman harus mempunyai struktur data, oprasi-oprasi, struktur control dan syntax alami yang tepat/cocok untuk memecahkan suatu masalah. Suatu bahasa pemrograman didesain secara khusus untuk kebutuhan tertentu, contohnya prolog dipakai guna kebutuhan deduksi atau C++ untuk bahasa pemrograman berorientasi ata berbasis pada javaJaobject.

4. Mendukung abstraksi

Abstraksi merupakan sesuatu masalah yang subtansial bagi para programmer untuk mengcreate sebuah solusi dari problem yang ditemui. Kemudian abstraksi tersebut dapat dengan mudah diimplementasikan dengan menggunakan fitur-fitur yang ada dalam bahasa pemrograman.

5. Kemudahan dalam memverifikasi program

Verifikasi program merupakan perihal yang sangat penting bagi suatu program karena dengan verifikasi yang mudah maka suatu program akan mudah dibangun dan dikembangkan. Kesederahanaan struktur simantik dan syntax merupakan aspek primer yang mempengaruhi kesederhanaan verifikasi program.

6. Lingkungan programmer

Bahasa pemrograman yang mempunyai atmosfer pemrograman yang bagus dan sangat jelas akan mempermudah programmer untuk mengimplementasikan abstraksi yang sudah disususnnya lingkungan pemrograman disini dapat berarti editor yang digunakan, dokumentasi yang baik dari bahasa penyusunan program, tools untuk mengetahui debugging, tampilan user yang bagus dan userfrienly, ataupun alat bantu lain yang bisa digunakan untuk mempermudah pekerjaan para programmer.

Smalltalk merupakan salah satu bahsa pemrograman yang didesain secara khusus untuk lingkungan pemrograma nya, terdiri dari windows, menu, input mouse, dan sekumpulan tools yang digunakan dalam pemrograman.

7. Portabilitas program.

Salah satu dari 8 kriteria yang terpenting untuk pembuatan aplikasi pemrograman adalah mudahnya memindahkan aplikasi yang sudah jadi dari komputer yang digunakan untuk membangun dan mengembangankan , kekomputer lain yang akan digunakan selanjutnya.

8. Biaya penggunaan

Biaya merupakan element penting dalam memngevaluasi bahasa pemrograman. Ada bebrapa biaya yang dapat diukur yaitu :

a. Biaya eksekusi program

Program yang sering di eksekusi akan membutuhkan suatu kode executable yang efisien sehingga cepat untuk di deksekusi. Semakin cepat program untuk dieksekusi maka akan semakin murah biaya untuk eksekusi program.

b. Baiya translasi atau kompilasi program

Untk pembelajaran, kecepatan translasi lebih diutamakan dari pada kecepatan eksekusi karena pada pembelajaran lebih sering dilakukan transalasi atau kompilsai dari pada eksekusi program. Oleh karna itu lebih dibutuhkan compiler yang efisien dibandingkan kode executable yang efisien.

c. Biaya penciptaan, testing,dan penggunaan program.

semakin baik dan lengkap dilingkungan pemrogramanpda bahasa pemrograman maka ketiga biaya ini akan menjadi rendah. Hal ini di sebablkan tidak banyak waktu dan tenaga serta fikiran yang dicurahkan kepada pembuatan program .

d. Biaya pemeliharaan program

Pemeliharaan program termasuk perbaikan eror yang muncul ketika program sudah digunakan, perbahan yang dibutuhkan pada program ketika hardware atau sistem operasi berubah, dan penyesuaian kebutuhan yang baru. Pemeliharaan merupakan salah satu biaya terbesar dari life cycle cost dan merupakan suatu hal yang membosankan bagi programmer.

Demikianlah artikel yang ditulis oleh ayoksinau.com tentang bagaimana menentukan kriteria bahasa pemrograman yang akan digunakan semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca Juga : 10 Keuntungan Menjadi Wirausaha Sukses 100%