Apa Itu Investasi? | Ayoksinau.com

Posted on

Pengertian Investasi – Pada kesempatan kali ini Ayoksinau.com akan menjelaskan secara gamblang apa itu investasi. Pasti kalian sering mendengar kata Investasi bukan?? Baiklah mari kita langsung bahas saja apa itu investasi.

Apakah Itu Investasi?

Yang dimaksud dengan investasi ialah suatu tindakan baik menanamkan sumber daya ataupun modal pada saat ini atau sekarang, dengan harapan bisa mendapatkan manfaat atau keuntungan yang lebih di masa yang akan datang. Investasi juga dapat didefinisikan sebagai suatu tindakan menanamkan dana saat ini atau sekarang, dengan harapan dapat menghasilkan dana yang lebih besar dari dana yang di tanamkan pada saat awal melakukan investasi.

Apa Itu Investasi? | Ayoksinau.com

Investasi Jika Dilihat Dari Ruang Lingkup Usahanya

Berdasarkan dari ruang lingkup dalam melakukan usaha, investasi dibagi menjadi dua jenis diantaranya sebagai berikut:

1) Investasi Aktiva Nyata

Investasi Aktiva Nyata adalah segala tindakan investasi dalam bentuk fisik yang dapat dilihat bentuknya. Contohnya seperti membangun rumah, membangun pabrik, ataupun dengan membeli emas, permata, berlian dan lain sebagainya.

2) Investasi Pada Aktiva Finansial

Investasi Pada Aktiva Finansial adalah segala tindakan investasi dalam bentuk surat-surat berharga. Contohnya seperti saham, obligasi, obligasi dan lain sebagainya. Dalam berinvestasi pada aktiva finansial, terdapat du acara diantaranya sebagai berikut:

Investasi Langsung, yaitu dengan cara memiliki surat berharga pemilik surat tersebut. Contohnya adalah Saham.

Investasi tidak langsung, yaitu investasi yang berupa pengelolaan surat berharga yang diwakilkan oleh lembaga usaha yang dapat mengelola investasi tersebut, serta berusaha untuk dapat menghasilkan keuntungan yang dapat memberikan kepuasan terhadap pemegang surat-surat berharga tersebut.

Investasi Jika Dilihat Dari Segi Kepastian Dalam Pendapatan Keuntungan

Berdasarkan dari segi kepastian dalam mendapatkan keuntungannya, investasi dibagi menjadi dua jenis diantaranya sebagai berikut:

1) Investasi Bebas Resiko

Investasi bebas resiko adalah ketika seseorang berinvestasi tetapi tidak akan menanggung resiko yang terjadi. Contoh investasi bebas resiko yaitu tabungan, deposito dan obligasi.

2) Investasi Beresiko

Investasi Beresiko adalah ketika seseorang berinvestasi ia akan menanggung resiko yang mungkin saja terjadi. Contoh investasi beresiko adalah seperti menanam saham, modal usaha dan lain sebagainya.

Tujuan Investasi

Dari pemaparan tentang investasi di atas, maka dapat kita simpulkan bahwa pada umumnya tujuan investasi yaitu:

  • Mendapatkan penghasilan yang tetap dalam setiap kurun waktu tertentu. Misalnya seperti royalti, bunga, uang sewa, dan lain sebagainya, yang mana dari penghasilannya tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan hidup investor.
  • Mendapatkan dana khusus, contonya dana tersebut digunakan untuk memperluas usaha, keperluan sosial, dan sebagainya.
  • Memperoleh jaminan pasar untuk menjual produk yang telah di produksi dan menjamin ketersedianya bahan baku.
  • Mengontrol perusahaan, melalui kepemilikan aset-aset perusahaan tersebut.
  • Mengurangi persaingan antara perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang yang sama.
  • Menjaga hubungan baik antara perusahaan maupun cabang perusahaan.

Beberapa Manfaat Investasi

Adapun beberapa manfaat yang dapat dipeoleh dari berinvestasi adalah sebagai berikut:

1) Dapat Meningkatkan Aset

Contohnya ketika kita menabung untuk masa depan kita itu merupakan salah satu cara yang tepat untuk berinvestasi.

2) Dapat Memenuhi Kebutuhan Hidup di Masa Yang Akan Datang

Tentunya kita tidak tahu kebutuhan apa saja yang diperlukan di masa depan. Untuk mencapai hal yang telah di rencanakan tersebut tentunya akan lebih cepat tercapai jika mulai melakukan mengumpulkan uang atau berinvestasi terlebih dahulu mulai dari saat ini.Contohnya seperti kita ingin membeli kendaraan, rumah dan kebutuhan lainnya.

3) Hidup Jadi Lebih Hemat

Investasi dapat membuat seseorang menjadi lebih hemat. Misalnya dengan cara menabung, orang akan menyisihkan sebagian penghasilannya untuk menabung dan hasil uang yang terkumpul dari menabung tersebut dapat dinikmati di masa yang akan datang atau jika di butuhkan.

4) Mencegah Dari Jeratan Hutang

Misalnya karena kita ingin memenuhi gaya hidupnya karena gengsi kita memaksakan diri dan memutuskan untuk meminjam uang guna memenuhi gaya hidup tersebut dan tentunya kita akan terjerat hutang. Maka dengan investasi kita dapat mencegah dan menghindari dengan yang namanya hutang, karena kita selalu memiliki komitmen untuk menghindari jeratan hutang yaitu dengan cara memiliki gaya hidup yang hemat.

5) Menciptakan Kebahagiaan Bagi Keluarga

Dengan berinvestasi kita dapat menciptakan kebahagiaan dalam keluarga, seperti kesehatan hidup keluarga kita lebih terjamin dengan adanya asuransi.

Jenis-Jenis Investasi

Adapun Beberapa Investasi finansial contohnya adalah sebagai berikut:

1) Deposito

Investor akan menanamkan dana dengan jangka waktu tertentu, namun umumnya berjangka pendek dan memperoleh keuntungan berupa bunga. Besarnya bunga pada setiap deposito tergantung sesuai dengan resikonya.

2) Saham

Saham adalah aset-aset yang dimiliki oleh perusahaan. Misalnya ketika kita memiliki 70% saham suatu perusahaan, maka sama halnya kita memiliki 70% aset perusahaan tersebut. Saham dapat berupa surat-surat berharga yang di miliki suatu perusahaan yang menunjukan kepemilikan dari perusahaan tersebut. Saham ini dapat di perjual belikan dengan syarat-syaratdan ketentuan tertentu.

3) Obligasi

Obligasi adalah surat tanda bukti pernyataan hutang. Yaitu bukti bahwa seseorang telah memberikan hutang kepada suatu perusahaan atau lembaga tersebut. sehingga pihak yang berhutang akan membayar bunga dalam jangka waktu yang telah ditentukan, biasanya lebih dari 12 bulan. Keuntungan obligasi yaitu dapat memberikan pendapatan yang tetap dan bunga yang besar jika dibandingkan dengan deposito. Kerugiannya adalah ketika pihak yang berhutang bangkrut sehingga ia tidak dapat membayar hutangnya dan tentunya akan memiliki jangka waktu yang cukup panjang untuk dapat melunasinya.

4) Reksa dana

Reksa dana adalah tempat menghimpun dana secara kolektif atau bersama-sama. Dana yang terkumpul tersebut akan dikelola oleh manager investasi, yang nantinya dana yang terkumpul akan di investasikan. Keuntungan ataupun kerugian akan ditanggung bersama oleh anggota kolektif tersebut.

5) Menabung

Menabung adalah kegiatan menyimpan uang di bank sehingga ketika uang tersebut telah terkumpul dapat digunakan oleh penabung di kemudian hari pada saat dibutuhkan.

Adapun Investasi pada sektor rill atau barang, adalah seperti berikut ini:

1) Sektor Manufaktur

Contohnya adalah investasi dalam menangani pengelolaan barang-barang mentah, barang setengah jadi dan barang jadi untuk di olah kembali sehingga dapat memiliki nilai jual yang tinggi.

2) Properti

Adalah jenis Investasi yang ada hubungannya dengan bangunan, mulai dari perumahan, apartemen ataupun gedung-gedung yang nantinya bangunan tersebut bisa disewakan atau dijual.

3) Teknologi

Adalah jenis investasi yang aberhubunga dengan bisnis-bisnis pada sektor teknologi, contohnya seperti pada dunia perfilman, pertelevisian, telekomunikasi dan sejenisnya.

4) Emas

Harga emas cenderung selalu stabil bahkan selalu naik setiap tahunnya. Sehingga sangat cocok untuk dijadikan sebagai bahan investasi.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa investasi adalah menanamkan dana atau modal pada saat ini, dan dari investasi tersebut dapat dinikmati di masa yang akan datang.

Sekian penjelasan yang dapat Ayoksinau.com tentang Investasi. Nah sekarang kalian sudah pahamkan apa itu investasi? Jika ada kesalahan atau kritik dan saran dari teman-teman sekalian silahkan komentar dibawah ya. Sekian dan terimakasih.

Baca juga artikel di bawah ini:

Pengertian Kompetensi Menurut Para Ahli | Ayoksinau.com

Pengertian Disiplin Menurut Para Ahli, Pendisiplinan, Macam-Macam Disiplin, dan Manfaat Disiplin

Pengertian Sosial, Cakupan Sosial dan Faktor-Faktor Sosial | Ayoksinau.com

Pengertian Strategi Menurut Ahli, Perumusan Strategi, Tingkat-Tingkat Strategi, Jenis-jenis Strategi dan Contoh Strategi | Ayoksinau.com