6 Faktor yang Memengaruhi Sebaran Flora dan Fauna di Permukaan Bumi

Posted on

Faktor yang Memengaruhi Sebaran Flora dan Fauna di Permukaan Bumi

mengapa terdapat banyak perbedaan jenis flora dan fauna di permukaan Bumi? Melalui berbagai pengamatan dan penelitian, terjawablah pertanyaan itu. Para ilmuwan mengemukakan bahwa penyebab perbedaan flora dan fauna di permukaan Bumi ialah hal-hal di bawah ini.

1.Iklim

Flora hanya dapat hidup di daerah dengan iklim tertentu. seperti tanaman teh, apel, dan kina hanya dapat tumbuh dengan baik di daerah beriklim yang sejuk. Iklim seperti itu dapat mendukung pertumbuhan flora tersebut. Itulah sebabnya, mengapa flora tersebut tidak ditemui di dataran rendah yang beriklim panas. Begitu juga halnya dengan fauna. Beruang kutub hanya dijumpai di Kutub Utara yang dingin. Udara kutub yang dingin mendukung kelangsungan kehidupan beruang kutub. Sebaliknya, unta hanya dapat dijumpai di daerah beriklim panas. Unta tidak bisa hidup di daerah dingin seperti tempat hidup beruang kutub. Jadi, sudah jelas bahwa di satu pihak iklim mendukung kelangsungan hidup flora dan fauna tertentu, tetapi di lain pihak merintangi flora dan fauna tertentu untuk hidup juga berkembang. Inilah yang menyebabkan flora dan fauna mengalami persebaran di permukaan Bumi ini.

2.Kondisi Fisik Muka Bumi

Di permukaan Bumi ini, terdapat pegunungan yang amat tinggi, laut yang membentang, dan gurun yang amat luas. Jadi Kondisi semacam itu bisa menjadi rintangan bagi makhluk hidup untuk berpindah. kuda nil dan jerapah, hanya terdapat di Afrika dan tidak terdapat di Amerika,mengapa?, karena di antara kedua benua itu terbentang Laut Atlantik yang sangat luas.

3.Adaptasi

Mengapa kera tidak dapat ditemukan di daerah gurun pasir? Mengapa ikan air tawar tidak ditemui di laut  dan juga sebaliknya ikan laut tidak ditemukan di air tawar? Penyebabnya adalah organisme itu telah beradaptasi dengan lingkungannya. Karena Kera telah beradaptasi terhadap hutan dan pepohonan yang tidak ditemukan di gurun. Demikian juga halnya dengan ikan air tawar dan ikan air laut. keduanya telah beradaptasi terhadap lingkungannya.

4.Seleksi Alam

Dahulu terdapat banyak capung warna-warni. Ada yang berwarna gelap sampai yang berwarna cerah, misalnya merah dan kuning. Kini, capung yang berwarna merah dan kuning cerah hampir tidak ada. Kalaupun ada, jumlahnya sangat sedikit. Mengapa demikian? Capung yang berwarna cerah sangat mudah terlihat oleh predatornya, yaitu burung-burung sawah dan juga burung layang-layang. Capung yang berwarna cerah itu menjadi sasaran empuk bagi pemangsa sehingga tidak dapat berkembang biak. Sebaliknya, capung yang berwarna gelap dapat terhindar dari pemangsanya sehingga bisa berkembang biak dengan baik hingga sekarang.

5.Makanan

Beberapa jenis hewan hanya ada di daerah tertentu saja karena hanya di daerah itulah terdapat makanannya. Koala hanya terdapat di Australia karena ekaliptus jenis tertentu yang menjadi makanannya hanya tumbuh di benua tersebut. Panda hanya dapat hidup di daerah pegunungan sejuk yang ditumbuhi bambu sebagai makanannya. Jadi, makanan adalah salah satu faktor yang memengaruhi persebaran hewan tertentu

6.Persekutuan Hidup

Beberapa jenis tumbuhan dan binatang membentuk sebuah persekutuan yang tidak bias dipisahkan. Hampir segala macam pepohonan yang ada di hutan telah membentuk perpasangan tertentu. Cendawan yang tumbuh di luar maupun di dalam akar pohon membantu untuk penyerapan unsur hara oleh tanaman. Jika dipindahkan ke daerah lain yang tidak terdapat cendawan tersebut, maka pohon itu tidak dapat tumbuh dengan baik. Hal yang sama juga terjadi pada tumbuhan Aconitum di Amerika Utara.

Demikianlah artikel dari ayoksinau.com tentang 6 Faktor yang Memengaruhi Sebaran Flora dan Fauna di Permukaan Bumi Semoga bermanfaat.

Baca Juga :