4 Dasar Akuntansi Secara Terperinci dan Terlengkap

Posted on

4 Dasar Akuntansi Secara Terperinci dan Terlengkap

Untuk dapat mempelajari akuntansi alangkah baiknya jika mengetahui dasar-dasar akuntansi terlebih dahulu. Pada dasarnya akuntansi merupakan seni pencatat karena akuntansi mencatat semua laporan keuangan yang ada. Akuntansi disebut dengan seni karena pada akuntansi terdapat konsep yang unik dari segi pencatatan jurnal hingga pembuatan laporan keuangan. Oleh karena itu dasar-dasar akuntansi digunakan sebagai bahan untuk membantu memahami akuntansi secara mendalam.

Dasar-dasar akuntasi :

1. Konsep Debit dan Kredit

Dasar-dasar akuntansi yang pertama harus dipelajari adalah konsep debit dan kredit. Di dalam transaksi konsep debit dan kredit merupakan pondasi dalam penjurnalan. Di dalam konsep perlu adanya pemahaman bahwa letak posisi debit berada di sebelah kanan dan pada urutan baris pertama, sedangkan pada kredit berada di sebelah kanan setelah baris debit.

2. Jurnal ke buku besar

Setelah mengetahui dasar-dasar akuntansi dari konsep debit kredit maka selanjutnya yang perlu dipahami adalah memindahkan jurnal ke buku besar. Masukan pasangan jurnal dari konsep debit kredit ke dalam buku besar. Proses ini ditujukan untuk mengklasifikasi masing-masing jurnal. Buku besar merupakan buku utama pencatat transaksi keuangan yang mengkonsolidasikan masukan dari jurnal akuntansi.

3. Neraca

Untuk dasar-dasar akuntansi selanjutnya yaitu neraca percobaan. Dasar akuntansi ini yaitu proses untuk pembuatan laporan keuangan. Sedangkan neraca adalah kumpulan dari buku besar yang ada pada akuntansi. Jadi setelah jurnal dimasukan ke dalam buku besar dan mendapatkan saldo akhir maka, saldo-saldo akhir dari buku besar tersebut kemudian dipindahkan ke neraca percobaan. Dalam memasukan saldo diperlukan ketelitian agar tidak terjadi ketidak seimbangan.

4. Laporan keuangan

Dasar-dasar akuntansi yang terakhir yaitu membuat laporan keuangan. Proses ini merupakan output dari seluruh tahapan dasar-dasar akuntansi. Arti dari laporan keuangan itu sendiri yaitu ringkasan dari aktifitas perusahaan maupun entitas bisnis yang dituangkan dalam bentuk mata uang tertentu. Adapun laporan keuangan meliputi :

  • Neraca, laporan yang menggambarkan posisi keuangan maupun aset sampai dengan periode tertentu. Contohnya posisi kas perusahaan pada waktu tertentu akan terlihat aktivitas apa saja yang sudah dilakukan sehingga dapat mengetahui kekayaan perusahaan.
  • Laporan laba rugi, mencerminkan keuntungan maupun kerugian perusahaan. Laporan terdiri dari jumlah pendapatan penjualan maupun jasa, selain itu juga terdapat laporan harga pokok produksi.
  • Laporan perubahan modal, informasi mengenai pengurangan maupun penambahan investasi pemilik modal pada perusahaan.
  • Laporan arus Kas, laporan aktivitas pengeluaran dan penerimaan kas dari investor maupun investasi perusahaan.

Demikian pengenalan tentang dasar-dasar akuntansi yang dapat dipelajari dari ayoksinau.com. Tanpa pengenalan dasar pastinya orang tidak akan bisa dengan mudah mengerjakan akuntansi. Walau terlihat mudah, mengerjakan akuntansi dibutuhkan logika dan ketelitian agar tidak terjadi kesalahan. Jika terjadi kesalahan sedikit saja dari awal maka pasti saldo akhir akan tidak seimbang.

Baca Juga :